3 Pilihan Universitas Favorit Jenderal TNI-Polri untuk Menempuh Pendidikan Tinggi

Jakarta, WOrd Pers Indonesia Bagi calon anggota TNI-Polri, pendidikan di Akademi Polisi (Akpol) atau Akademi Militer (Akmil) selama sekitar empat tahun adalah langkah awal yang harus diambil. Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, mereka akan diberi pangkat dua.

Tidak hanya itu, anggota TNI-Polri juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Oleh karena itu, banyak jenderal di Indonesia yang memiliki gelar doktor atau S3.

BACA JUGA:  Gubernur Rohidin Resmikan Asrama Tahfidz Al-Qur'an

Terdapat beberapa universitas yang menjadi pilihan favorit para jenderal, di antaranya:

Universitas Terbuka (UT)
Universitas Terbuka menjadi pilihan yang populer bagi anggota TNI-Polri yang ingin mengejar pendidikan tinggi. Kampus ini tidak hanya menyediakan pembelajaran konvensional, tetapi juga menawarkan sistem pembelajaran daring yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara fleksibel, bahkan sambil bekerja.

Beberapa jenderal yang berasal dari UT termasuk Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dr H Moeldoko, S.I.P, yang lulus pada tahun 2001, dan Jenderal TNI (Purn) Dr H Wiranto, SH, S.I.P, MM yang mengambil jurusan Administrasi Negara pada tahun 1995.

Universitas Indonesia (UI)
UI menawarkan berbagai jurusan kepolisian bagi anggota TNI-Polri. Di antara jurusan tersebut termasuk Administrasi Kepolisian, Hukum Kepolisian, Manajemen Sekurit, Manajemen Sumber Daya Manusia Polri, dan Siber.

Beberapa jenderal terkemuka di Indonesia yang merupakan alumni UI antara lain adalah Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr H Moeldoko, S.I.P, Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si, mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Drs Idham Azis, M.Si, dan Komjen, dan KomJen Pol Prof Dr H Rycko Amelza Dahniel, M.Si.

Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Salah satu contoh jenderal alumni Universitas Negeri Jakarta adalah Jenderal TNI (Purn) Dr H Wiranto, SH, S.I.P, MM. Setelah menyelesaikan pendidikan di Akmil pada tahun 1968, Wiranto memulai karirnya sebagai ajudan Presiden Soeharto pada periode 1989-1993.

Pada tahun 2003, ia menyelesaikan studi S3 di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia di UNJ dan berhasil meraih gelar doktor.(*)

(Sumber Tim Litbang MPI)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan