Bengkulu Selatan, WordPers Indonesia – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan sedang dibebani kenaikan berbagai kebutuhan mulai harga BBM, gas elpiji, minyak goreng hingga kebutuhan pokok lainnya saat ini sulit didapatkan, dimana beberapa masyarakat mengeluhkan bahan pokok tersebut terutama pada minyak goreng, seharusnya manjadi perhatian bagi pemerintah dalam menanggulangi.
Dikabarkan Gedung Putih Bengkulu Selatan,
Sekretariat Daerah menganggarkan Pelaksanaan HUT Kabupaten Bengkulu Selatan yang terkesan mewah dalam Rencana Umum Pengadaan Tahun Anggaran 2022 yang ditafsir menghabiskan ratusan juta rupiah uang APBD Bengkulu Selatan, hanya untuk kegiatan yang dinilai kurang bermanfaat apalagi Bengkulu Selatan telah masuk level III penyebaran wabah virus COVID-19 ditambah dengan kondisi kebutuhan pokok dan BBM yang lagi naik dan langkah di Bengkulu Selatan saat ini.
Dari data fakta di atas, dinilai anggaran tersebut :
tidak wajar dan cenderung memboroskan keuangan daerah karena anggaran yang cukup fantastis dengan kegiatan di anggap sepele.
Tindakan Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan tersebut dinilai menyakiti hati rakyat Bengkulu Selatan di tengah situasi masyarakat yang mengalami kelangkaan bahan pokok dan naiknya harga BBM.
Dan yang tidak kala pentingnya saat ini Bengkulu Selatan dalam pandemi COVID-19 dan sudah level III.
Berdasarkan invistigasi di lapangan masyarakat Bengkulu Selatan Tidak menginginkan kemeriahan akan tetapi lebih memikirkan kondisi keadaan masyarakat yang saat ini sedang dilanda kerisis bahan pokok sala satunya langkahnya minyak goreng di pasaran.
Selain itu masyarakat juga dihadapkan dengan berbagai persoalan hilangnya mata pencaharian akibat wabah virus corona COVID-19 -19, terlebih saat ini Bengkulu Selatan berada di level lll.
Atas dasar itulah Pemkab Bengkulu Selatan diharapkan agar untuk memikirkan keluhan masyarakat ketimbang menghamburkan uang Daerah yang diduga mencapai ratusan juta rupiah bahkan mungkin bisa mencapai miliaran, alangkah baiknya dana tersebut digunakan untuk kepentingan yang lebih menyentuh ke lapisan masyarakat. (Ali)