TULUNGAGUNG — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang mebel di Dusun Tlogo, Desa Ngluntung, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026). Insiden ini menghanguskan sejumlah peralatan dan bahan baku milik warga bernama Mulyo, dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap dari area bengkel. Upaya pemadaman secara mandiri sempat dilakukan, namun kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Petugas dari Pemadam Kebakaran Tulungagung yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi dan tiba dalam waktu sekitar 14 menit. Saat tiba, kondisi api sudah dalam tahap membesar.
“Kami langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Saat tiba, api sudah cukup besar dan mengancam seluruh bangunan,” ungkap Kasi Evakuasi dan Penyelamatan, Iwan Supriyono.
Proses pemadaman berlangsung dramatis selama kurang lebih satu jam. Petugas berjibaku melakukan penyemprotan intensif dan pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
“Kami lakukan pemadaman dan pendinginan hingga sekitar pukul 07.30 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa,” jelas Iwan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dampak kerugian cukup signifikan. Sejumlah aset penting seperti mesin gergaji, mesin diesel, serta kayu jati sekitar 10 kubik dilaporkan hangus terbakar.
Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merembet ke bagian bangunan lain serta tumpukan material di sekitar lokasi.
“Api berhasil kami lokalisir, sehingga tidak merembet ke bangunan depan maupun tumpukan kayu di sisi kanan dan kiri,” tambahnya.
Dalam penanganan kejadian ini, petugas mengerahkan dua unit armada pemadam serta satu unit suplai air, dengan dukungan dari aparat desa dan kepolisian setempat.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di area usaha yang menyimpan material mudah terbakar seperti kayu dan bahan produksi lainnya.
Reporter: AGris
Editor: ANasril
