Word Pers Indonesia – Bengkulu selangkah lagi punya Kantor Wilayah Kementerian HAM sendiri. Statusnya gak numpang lagi di Sumsel. Selasa 5/5/2026, Kanwil Kemenkumham Sumsel Wilayah Kerja Bengkulu ikut rapat virtual nasional bahas peningkatan kelas dan pembentukan Kanwil HAM.
Rapat dibuka langsung Menteri HAM Natalius Pigai didampingi Sekjen Novita Ilmaris, Senin 4/5/2026.
Ini evaluasi nasional buat nguatin kelembagaan HAM di daerah.Bengkulu Sodorkan Bukti Layak Naik Kelas
Kakanwil Sumsel Hendry Marulitua paparkan rekap dan data dukung via Zoom.
Didampingi Kabag TU Febby Tresiaweni, Kabid IDP Berty Andriani, Koordinator PDK Bengkulu Salman Alfarisi, dan Koordinator IDP Bengkulu Oni Liza Pahlania.
Isi paparan mencakup kondisi kelembagaan, SDM, sampai sarana-prasarana. Semua jadi indikator penilaian.
“Jajaran Kanwil dan Wilker Bengkulu memastikan seluruh data yang disampaikan akurat, komprehensif, dan sesuai kondisi riil di lapangan,” kata Hendry.
Kenapa Harus Naik Kelas? Karena kalau masih “wilker”, kewenangan terbatas. Kalau udah jadi Kanwil sendiri, Bengkulu bisa gaspol guna tangani aduan HAM lebih cepat, sosialisasi lebih masif, anggaran lebih gede.
Ini nyambung sama peninjauan Gedung PTPN kemarin. Infrastruktur disiapin, kelembagaan diurus. Gak mau cuma kantor bagus tapi status masih numpang.Target nya Pelayanan HAM Gak Lemot
“Partisipasi aktif ini mencerminkan komitmen mendukung kebijakan strategis pemerintah, khususnya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang HAM,” tegas Hendry.
Kalau usulan gol, Bengkulu bakal punya Kanwil HAM sendiri. Dampaknya: aduan warga gak dilempar ke Palembang, respon kasus lebih cepat, negara hadir lebih dekat.
Sekarang bola ada di pusat. Menteri Pigai yang nentuin, Bengkulu layak naik kelas atau masih suruh sabar.
Reporter: Ayudia
Editor: Anasril
