Tulungagung, Word Pers Indonesia – Guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan 2026, jajaran Polres Tulungagung menggelar patroli skala besar yang menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, termasuk warung dan kafe yang diduga masih menjual minuman keras (miras) ilegal.
Patroli gabungan tersebut difokuskan pada upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus penegakan hukum terhadap peredaran miras tanpa izin yang berpotensi memicu gangguan keamanan di wilayah hukum Tulungagung.
Kapolres Tulungagung, Ihram Kustarto, melalui Kasi Humas Nanang Murdianto, menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar razia, tetapi bagian dari strategi preventif dan pendekatan humanis kepolisian.
“Tidak hanya penertiban miras ilegal, patroli ini juga kami manfaatkan untuk berdialog dengan masyarakat guna menyerap aspirasi serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan,” ujar Nanang, Selasa (24/2/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas masih mendapati sejumlah warung yang nekat memperjualbelikan miras ilegal. Dari lokasi yang disasar, polisi menyita puluhan botol berbagai jenis dan merek.
Barang bukti yang diamankan antara lain 12 botol arak ukuran 600 ml, 3 botol arak 1.500 ml, 3 botol Bir Bintang, 38 botol miras merek G26, 2 botol Atlas 620 ml, 2 botol Singaraja 620 ml, 1 botol API 620 ml, 1 botol McDonald, 1 botol Vibe Black Tea, serta sejumlah minuman beralkohol lainnya.
Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolres Tulungagung untuk proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Nanang menegaskan, langkah tegas ini diambil demi menjamin umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan akibat peredaran miras ilegal.
“Ini adalah langkah preventif sekaligus bentuk komitmen penegakan hukum. Kami ingin memastikan stabilitas kamtibmas tetap terjaga selama bulan suci,” tegasnya.
Selain penindakan, patroli juga dilakukan secara dialogis untuk mempererat komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Polisi mengajak seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan, termasuk peredaran miras ilegal maupun potensi gangguan keamanan lainnya, melalui layanan call center 110.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkas Nanang.
Dengan patroli skala besar ini, Polres Tulungagung memastikan pengawasan akan terus diperketat sepanjang Ramadan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan publik.
Reporter: Agris
Editor: Agus.A
