Rakernas Pilkada 2020, Gakkumdu Temukan 3800 Pelanggaran, 112 Naik Penyidikan Termasuk Bengkulu

Jakarta, wordpers.id -Mabes Pori bersama Bawaslu dan Gakkumdu melakukan rapat kerja nasional (Rakernas) di kantor Bawaslu dalam rangka persiapan akhir pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020, Kamis (4/12/2020).

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo bersama beberapa Direktur Bareskrim serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono turut hadir.

Menurut Argo, ada beberapa point pembahasan yang menjadi fokus Polri-Bawaslu dan Kejaksaan yang dalam hal ini tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Seperti yang disampaikan tadi oleh ketua Bawaslu yakni pada tahapan pemungutan suara antisipasi hoaks, ujaran kebencian dan mengoptimalkan kerja Sentra Gakkumdu dalam sisa tahapan kampanye dan pemungutan suara,” kata Argo dalam keteranganya.

Sementara itu, kata Argo, Kabareskrim Polri menyampaikan bahwa Polri akan melakukan antisipasi adanya tindak pidana saat tahapan masa tenang hingga penghitungan suara.

Disamping itu, pemulihan ekonomi nasional dan penanggulangan covid disaat pelaksanaan Pilkada serentak ini tetap harus berjalan dan Polri akan melaksanakanya dengan maksimal.

“Tadi Kabareskrim menekankan mengenai kotak suara dan alat lainnya harus tepat waktu dan terjaga dari hal yang tidak diinginkan,” tandas Argo.

Argo menambahkan, berdasarkan laporan Ketua Sentra Gakkumdu Ratna Dewi sejak bergulirnya tahapan Pilkada, data per 30 November 2020 Sentra Gakkumdu menemukan 3.800 kasus dugaan pelanggaran atau tindak pidana dalam Pemilu, kesemuanya telah diproses.

“112 kasus sudah sampai penyidikan. Yang paling tinggi pasal 188 dan 171, yaitu perbuatan menguntungkan dan merugikan pasangan calon. Untuk 5 provinsi tertinggi, yang sudah penyidikan Sulsel, Maluku Utara, Papua dan Bengkulu,” pungkas Argo.

Senada dengan yang di sampaikan Kadiv Humas Polri, Kapolda Bengkulu Irjen pol Drs Teguh Sarwono, M.Si., melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes pol Sudarno S.Sos., M.H., pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi timbulnya ujaran kebencian, hoax, ataupun black Campaign selama tahapan pemilu serentak 2020 di Provinsi Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Timses Agusrin Dikeroyok Hingga Lebam Oleh Puluhan Orang Ngaku Relawan 02

Kam Des 3 , 2020
Kota Bengkulu, wordpers.id – Septo (46), salah seorang anggota tim sukses inti pasanganCalon Gubernur Agusrin M Najamuddin wilayah Kabupaten Seluma menjadi korban pengeroyokan puluhan orang dengan tempat kejadian perkara (TKP) depan Kampus UMB pada Rabu (2/12/2020) malam.  NS,  saksi mata di TKP mengatakan,  saat kejadian dia bersama korban datang ke […]