Rakyat Bengkulu Demokratis Gugat Timsel Bawaslu, Itu Hak Azasi Politik

Catatan Kritis Demokrasi Jelang Pemilu 2024.

Pertanggungjawaban Moral dan Etika Publik Timsel Bawaslu sangat penting. Jika Timsel tidak memiliki Integritas, Transparan dan Akuntabilitas, Keadilan sebagai pertanggungjawaban moral hasil seleksi anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, secara etis kepada seluruh Rakyat Pemilih di Provinsi Bengkulu. Maka perlu digugat oleh rakyat hasil seleksi tersebut, kalau tuntutan rakyat seleksi ulang penetapan anggota Bawaslu Provinsi, Apa Hak Timsel Membantah?

Kepercayaan Rakyat Kepada Penyelenggaraan Pemilu KPU dan Bawaslu di Bengkulu memang lagi menurun, apalagi kasus seleksi Anggota KPU Kabupaten Seluma bermasalah ditawari jadi anggota Bawaslu. https://bengkuluinteraktif.com/diminta-stop-kasus-seleksi-kpu-diimingi-jadi-bawaslu

Jadi wajar rakyat mengulik siapa saja yang ikut seleksi anggota Bawaslu,
kepentingannya apa, latar belakang apa,
ada kaitan apa, dan untuk apa dia didudukan sebagai anggota Bawaslu Provinsi.

Kalau Bawaslu disorot, artinya Timsel Bawaslu dianggap Rakyat yang menyorot tidak punya Integritas, Transparansi dan Akuntabilitas dalam menggelar seleksi Anggota Bawaslu.
https://bengkulu.tribunnews.com/2023/06/15/4-besar-calon-anggota-bawaslu-provinsi-bengkulu-disorot-begini-tanggapan-timsel

Rakyat Bengkulu yang demokratis pasti akan mencurigai, skeptis, menggugat segala hal yang dianggap tidak bisa dipertanggungjawabkan kepada publik termasuk seleksi Anggota Bawaslu.

Cara mengembalikan kepercayaan publik, bukalah cara, metode dan sistem seleksi pemilih anggota Bawaslu, secara transparan dan bisa diakses rakyat.

Rakyat tidak ingin penyelenggaraan Pemilu tidak serius menjaga, mengawal, melindungi kedaulatan suara rakyat. Karena Timsel tukar tambah kepentingan dalam menseleksi anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu.

Rakyat pemilih trauma terbukanya bobrok dan rusaknya demokrasi dalam seleksi anggota KPU Kabupaten Seluma. Itu karena Timsel juga. https://wordpers.id/herwan-saleh-ada-indikasi-peranan-uang-untuk-lolos-kpu/

Jadi wajar hasil Timsel, seleksi Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu diragukan dianggap tidak punya Integritas, tidak Transparan dan Akuntabilitas diragukan.

Karena seleksi perbandingan rakyat adalah Timsel anggota KPU Seluma telah mencederai demokrasi membohongi rakyat. Dengan menghasilkan penyelenggaraan pemilu lewat seleksi suap dan korup.

BACA JUGA:  Pilkada Rejang Lebong, Presiden PKS Serahkan SK DPP Ke Pasangan Hendra-Herizal

Penulis: Freddy Watania
Eksponen Mahasiswa Pergerakan 98, Perjuangan Lahirnya Era Reformasi Mengembalikan Demokrasi Ke Tangan Kekuasaan Rakyat.

Editor: Anasril A

Posting Terkait

Jangan Lewatkan