Kota Bengkulu, Word Pers Indonesia – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mendorong etos kerja aparatur yang responsif, cepat, dan berorientasi pada solusi bagi warga.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menegaskan bahwa seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Bengkulu harus memiliki semangat kerja tinggi dan tidak terikat pada batasan waktu formal dalam melayani masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi 11 posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Menurut Medy, di bawah kepemimpinan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny, pemerintah daerah menerapkan filosofi kerja yang menekankan dedikasi penuh terhadap pelayanan masyarakat.
Ia menyebutkan, salah satu prinsip yang terus ditekankan adalah konsep kerja tanpa mengenal “tanggal merah.”
“Pelayanan kepada masyarakat Kota Bengkulu tidak boleh berhenti hanya karena hari libur. Kita harus menanamkan dalam pola pikir bahwa setiap hari adalah hari kerja untuk memberikan solusi atas persoalan rakyat,” tegas Medy.
Selain itu, Medy juga memperkenalkan konsep kerja yang ia sebut sebagai “sistem 25 jam.” Menurutnya, istilah tersebut merupakan kiasan untuk menggambarkan kesiapsiagaan aparatur yang harus melampaui standar waktu kerja normal selama 24 jam.
Dengan konsep tersebut, para pejabat diharapkan selalu sigap dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat, baik melalui koordinasi langsung maupun memanfaatkan teknologi komunikasi digital.
Dalam arahannya, Medy juga mengingatkan para peserta seleksi terbuka, terutama kandidat yang berasal dari luar instansi Pemkot Bengkulu, agar siap menghadapi ritme kerja birokrasi yang cepat dan dinamis di Kota Bengkulu.
“Bagi peserta yang berasal dari luar Pemkot Bengkulu, kami berharap dapat menyesuaikan diri dengan pola kerja yang cepat, responsif, dan selalu siap kapan saja dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat kerja tersebut menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Bengkulu dalam mewujudkan pemerintahan yang mampu menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Dengan birokrasi yang responsif dan tidak kaku pada jam kerja formal, diharapkan setiap keluhan masyarakat dapat segera ditangani tanpa harus menunggu hari kerja berikutnya.
Saat ini, Pemerintah Kota Bengkulu juga tengah melakukan penyegaran birokrasi secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan melalui pengisian sejumlah jabatan strategis serta pelantikan puluhan pejabat baru oleh Wali Kota Bengkulu guna memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan profesional.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Bengkulu.
Editor: ANasril
