Bengkulu, Word Pers Indonesia – Menyusul maraknya unggahan masyarakat di media sosial terkait menu Program Makan Bergizi (MBG) selama bulan Ramadan, SPPG Regional Bengkulu akhirnya membuka layanan pengaduan resmi bagi masyarakat.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pemerintah tersebut tetap berjalan sesuai standar kualitas serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya para pelajar sebagai penerima program.
Kepala SPPG Regional Bengkulu, Gloria EM Situmorang, mengatakan pihaknya merespons berbagai keluhan dan informasi yang beredar di media sosial dengan menyediakan jalur pengaduan langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat yang menemukan permasalahan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi dapat melaporkannya melalui nomor layanan pengaduan 0851-1700-5055.
“Jika masyarakat menemukan kendala dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi di lapangan, silakan melaporkannya melalui kontak pengaduan yang telah kami sediakan. Setiap laporan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Gloria.
Ia menjelaskan, berbagai bentuk laporan dapat disampaikan masyarakat, mulai dari kualitas makanan, kelayakan menu, porsi makanan yang tidak sesuai, hingga persoalan distribusi dan pelayanan program di lapangan.
Menurut Gloria, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mengawal keberhasilan program tersebut agar pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan tujuan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Pengawasan bersama dari masyarakat sangat kami harapkan agar kualitas Program Makan Bergizi tetap terjaga dan benar-benar memberi manfaat bagi peningkatan gizi, khususnya bagi generasi muda di Provinsi Bengkulu,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memantau jalannya program tersebut sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani.
Dengan adanya layanan pengaduan ini, SPPG Regional Bengkulu berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi dapat berjalan lebih transparan, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.
Reporter: Sudarwan
Editor: ANasril
