
Wordpers Indonesia – Hanya empat negara, “Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, dan Jerman” berkontribusi meningkatkan lebih dari setengah hasil ekonomi dunia oleh produk domestik bruto (PDB) dalam hal nominal. Faktanya, PDB AS lebih besar dari PDB gabungan 170 negara.
Dalam visualisasi ini kita melihat PDB berdasarkan negara pada tahun 2021, menggunakan data dan perkiraan dari Dana Moneter Internasional (IMF).
PDB berfungsi sebagai indikator luas untuk hasil ekonomi suatu negara. Ini mengukur total nilai pasar barang dan jasa akhir yang diproduksi di suatu negara dalam jangka waktu tertentu, seperti kuartal atau tahun. Selain itu, PDB juga mempertimbangkan hasil layanan yang diberikan oleh pemerintah, seperti uang yang dikeluarkan untuk Pertahanan, Perawatan, Kesehatan, Dan Pendidikan.
Secara umum, ketika PDB meningkat di suatu negara, itu menandakan aktivitas ekonomi yang lebih besar yang menguntungkan pekerja dan pelaku usaha (sementara arus balik itu benar terjadi penurunan).
Siapa kontributor terbesar bagi ekonomi Asia? Berikut adalah peringkat 15 Negara Asia terbesar menurut PDB tahun 2021 :
- China Us $ Billion : 16,863
- Japan Us $ Billion : 5,103
- India Us $ Billion : 2,946
- Korea Us $ Billion : 1,824
- Indonesia Us $ Billion : 1,151
- Iran Us $ Billion : 1,081
- Saudi Arabia Us $ Billion : 843
- Taiwan Us $ Billion : 786
- Thailand Us $ Billion : 546
- A.E Us $ Billion : 410
- Philippines Us $ Billion : 386
- Singapore Us $ Billion : 379
- Malaysia Us $ Billion : 371
- Hong Kong Us $ Billion : 370
- Vietnam Us $ Billion : 368
Dalam peringkat 15 Negara terbesar penghasil PDB Indonesia Masuk di Urutan lima besar, dibawah S. Korea, India, Japan, dan China. Sedangkan singapure dan malaysia yang masih serumpun dengan Indonesia hanya berada pada urutan 12 dan 13. Hal ini menjadikan indonesia termasuk negara yang diperhitungkan untuk menjadi negara maju kedepannya.
(World Economic Outlock WEO)
Editor : Taufik Hidayat