MUBA, Word Pers Indonesia – Semangat gotong royong kembali menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Berbekal instruksi Bupati Muba HM Toha Tohet SH, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, hingga pihak perusahaan bersatu memperbaiki jalan penghubung Desa Gajah Muda dan Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat.
Ruas jalan yang berada di Dusun III Desa Tanjung Kerang tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antar desa sekaligus akses strategis yang menghubungkan Kecamatan Babat Supat dengan Kecamatan Lais. Kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan warga kini mulai dibenahi melalui kegiatan pengecoran yang dilaksanakan secara gotong royong, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Babat Supat, Musmulyadi SE MM, didampingi Sekretaris Kecamatan Amir Syarifuddin SH, Kepala Desa Gajah Muda Pantherius Apriyovie SH, serta Kepala Desa Tanjung Kerang Eka Saprullah Z.
Musmulyadi menegaskan, langkah perbaikan jalan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus tindak lanjut arahan Bupati Muba agar seluruh elemen daerah bergerak bersama membangun infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Jalan ini bukan sekadar akses transportasi biasa. Ini adalah urat nadi aktivitas masyarakat, jalur ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas antarwilayah. Karena itu, kami bergerak bersama agar akses masyarakat tetap terjaga sambil menunggu program pembangunan yang lebih besar dari pemerintah daerah,” ujar Musmulyadi.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan desa.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga yang turun langsung bekerja di lapangan. Begitu juga dukungan dunia usaha yang ikut mengambil bagian dalam pembangunan. Kolaborasi seperti inilah yang dibutuhkan untuk mempercepat kemajuan daerah,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, PT Inti Beton turut memberikan dukungan berupa tiga unit mobil molen yang digunakan untuk mempercepat proses pengecoran jalan sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH memberikan apresiasi atas kekompakan masyarakat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pihak perusahaan yang bahu-membahu memperbaiki infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat. Pembangunan tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah. Ketika masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha bersatu, maka berbagai persoalan dapat diselesaikan lebih cepat,” tegas HM Toha Tohet.
Bupati menambahkan, peningkatan kualitas infrastruktur jalan akan terus menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Muba karena memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.
“Konektivitas antar desa dan antar kecamatan harus terus diperkuat. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Perbaikan jalan penghubung Babat Supat-Lais ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek bagi masyarakat sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi fondasi kuat pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Reporter: Frengky
Editor: ANAsril































