MUKOMUKO, WORD PERS INDONESIA – Anggapan bahwa santri hanya berkutat pada kitab dan pelajaran agama terbantahkan lewat prestasi di lapangan. Tim bola voli putra U-14 Pondok Pesantren Al Fattah Nailul Anwar (AFNA), Desa Sari Makmur, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, sukses meraih juara pertama dalam turnamen bola voli junior tingkat Kabupaten Mukomuko.
Kemenangan tersebut diraih dalam kompetisi kelompok usia U-14 hingga U-17 yang digelar di Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Ponpes AFNA sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di lingkungan pesantren dapat berjalan beriringan dengan pengembangan bakat olahraga.
Pengasuh Ponpes AFNA, KH Miftahul Huda Alhakimi, yang akrab disapa Gus Huda, menyambut gembira capaian para santrinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata soal trofi, melainkan juga bukti bahwa santri memiliki kesempatan untuk berkembang di berbagai bidang.
“Ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar AFNA. Anak-anak telah berjuang membawa nama baik pesantren. Ini bukti bahwa kegiatan pendidikan di pesantren dapat berjalan beriringan dengan pembinaan bakat dan prestasi olahraga. Santri bisa ngaji, santri juga bisa berprestasi,” kata Gus Huda, Minggu (11/10/2026).
Tampil Kompak, Santri AFNA Taklukkan Persaingan
Perjalanan tim voli U-14 AFNA menuju podium tertinggi bukan tanpa tantangan. Mereka harus menghadapi persaingan dari sejumlah tim yang mengikuti turnamen antarkelompok usia tersebut.
Dengan kekompakan, kerja sama, dan semangat bertanding, para pemain muda AFNA mampu melewati pertandingan demi pertandingan hingga memastikan diri sebagai juara pertama.
Capaian itu menjadi hasil dari proses latihan dan pembinaan yang dijalani para atlet di tengah aktivitas mereka sebagai santri. Keseimbangan antara pendidikan pesantren dan latihan olahraga menjadi bagian penting dalam membentuk disiplin, tanggung jawab, serta mental bertanding.
Manajer Tim AFNA, Gentur, mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya telah menunjukkan kemampuan terbaik selama turnamen berlangsung.
“Kami tentu bersyukur atas hasil yang diraih anak-anak. Mereka sudah berjuang maksimal dan mampu menunjukkan permainan terbaik sepanjang turnamen. Keberhasilan menjadi juara bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda untuk terus berkembang dan mental juaranya terbentuk,” ujar Gentur.
Menurutnya, kemenangan ini harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas permainan, bukan alasan bagi para pemain untuk cepat berpuas diri.
Ia berharap para atlet terus memperkuat kemampuan teknik, menjaga kedisiplinan latihan, serta membangun mental bertanding agar mampu bersaing pada kejuaraan dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Gus Huda Beri Pesan: Jangan Sombong, Tetap Rajin Ngaji!
Di balik keberhasilan meraih gelar juara, Gus Huda mengingatkan para santri agar tetap menjaga sikap rendah hati. Prestasi olahraga, menurut pesan yang disampaikannya, harus tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab utama santri dalam menuntut ilmu dan memperdalam agama.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan memberikan prestasi yang lebih baik lagi ke depannya. Jangan sombong, tetap rendah hati, dan tetap rajin ngaji dan latihan,” pesan Gus Huda kepada para juara.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kemenangan bukanlah garis akhir. Para pemain masih memiliki perjalanan panjang untuk mengembangkan kemampuan, menjaga karakter, dan membuktikan konsistensi dalam kompetisi berikutnya.
Bagi Ponpes AFNA, keberhasilan tim voli U-14 ini juga menjadi dorongan untuk terus memberi ruang bagi santri dalam mengembangkan potensi di luar kegiatan akademik dan keagamaan.
Santri Berprestasi, Nama Pesantren dan Mukomuko Ikut Terangkat
Prestasi tim voli putra U-14 AFNA diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lain di Kabupaten Mukomuko. Lingkungan pendidikan berbasis agama dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan potensi santri secara menyeluruh, termasuk dalam bidang olahraga.
Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan ini membawa pesan bahwa kedisiplinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah dapat tumbuh melalui berbagai aktivitas positif.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para santri diharapkan mampu mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga nilai-nilai yang menjadi fondasi pendidikan pesantren.
Gelar juara pertama yang diraih Tim Voli U-14 AFNA pun menjadi catatan membanggakan bagi Desa Sari Makmur dan Kabupaten Mukomuko.
Santri bukan hanya dituntut berilmu dan berakhlak, tetapi juga diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dari lingkungan pesantren, prestasi olahraga pun bisa lahir dan mengharumkan nama daerah.
Selamat kepada Tim Voli U-14 Ponpes AFNA. Santri berprestasi, pesantren membanggakan!
Reproter: Bambang
Editor: ANasril
