Di Tengah Tekanan Anggaran, Pemkab Mukomuko Optimistis Perkuat Daya Saing Daerah Lewat RKPD 2027

“Pemkab Mukomuko Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Bupati Tekankan Transparansi dan Akselerasi Ekonomi Lokal”

Mukomuko, Word Pers Indonesia – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengintensifkan penyusunan arah pembangunan daerah dengan menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Rabu (18/2/2026), di Aula Bapperida Mukomuko.

Forum strategis ini menjadi ruang resmi penjaringan aspirasi publik sebelum dokumen RKPD 2027 difinalisasi. Hadir langsung Bupati Mukomuko, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida, unsur Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan dunia usaha.

Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan setelah Musrenbang desa dan kecamatan di 15 kecamatan se-Kabupaten Mukomuko, yang sebelumnya telah menghimpun ratusan usulan pembangunan dari tingkat akar rumput.

Bupati Mukomuko, Choirul Huda, menegaskan bahwa konsultasi publik bukan sekadar agenda seremonial, melainkan instrumen penting untuk memastikan perencanaan pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Perencanaan yang baik harus melibatkan publik. Kita ingin pembangunan 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, baik di sektor infrastruktur, ekonomi kerakyatan, maupun peningkatan kualitas layanan dasar,” tegas Choirul Huda dalam sambutannya.

Menurutnya, momentum ini juga menjadi refleksi bersama dalam menghadapi tantangan fiskal daerah, termasuk dampak penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.

Kepala Bapperida Kabupaten Mukomuko, Singgih Pramono, menekankan bahwa arah kebijakan RKPD 2027 harus selaras dengan program pembangunan provinsi dan nasional agar tidak terjadi tumpang tindih.

Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan penyelesaian usulan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), serta perluasan cakupan Universal Health Coverage (UHC) sebagai bagian dari prioritas pelayanan publik.

“Tema besar RKPD 2027 adalah akselerasi pemberdayaan ekonomi lokal yang produktif. Targetnya jelas, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat struktur ekonomi daerah agar lebih berdaya saing,” ujar Singgih.

BACA JUGA:  Spirit Ramadhan: Jejak Safari Partai Golkar Mukomuko untuk Kedamaian dan Kedekatan

Ia mengakui, tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan fiskal dan tekanan terhadap anggaran daerah. Namun, menurutnya peluang tetap terbuka melalui optimalisasi sektor unggulan, peningkatan investasi, dan kolaborasi multipihak.

Dalam sesi diskusi, berbagai masukan mengemuka. Peserta forum mendorong perencanaan berbasis data yang lebih akurat, penguatan sinergi lintas sektor, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengelolaan potensi ekonomi lokal secara lebih maksimal.

Singgih Pramono menutup forum dengan ajakan memperkuat komitmen bersama.

“Tantangan fiskal tidak boleh membuat kita stagnan. Justru harus menjadi momentum untuk berinovasi, bekerja lebih profesional, dan menjaga integritas agar pembangunan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” tandasnya.

Dengan digelarnya Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 ini, Pemkab Mukomuko menegaskan komitmennya membangun perencanaan yang partisipatif dan adaptif, demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Mukomuko.

Reporter: Bambang
Editor: ANasril

Posting Terkait

banner 2000x647

Jangan Lewatkan

News Feed