Dia Meminta Ma’af Lagi

Dia minta maaf lagi padamu,
Mata yang sama. Suara yang sama.
Tangan yang sama yang memegang tanganmu ketika kamu masih muda dan bersumpah kalian tidak akan pernah menyakiti satu sama lain.

Tapi dia melakukannya.
Dan dia terus melakukannya.

Dia selingkuh Lagi.
Dan kamu duduk di sana, diam lagi.
Mendengarkan permintaan maaf yang sama,
alasan yang sama, sama” ,
Dia menggenggam tanganmu, seperti lelaki takut kehilangan sesuatu yang sudah lama dia lepaskan.

Dia bilang, “Aku terlalu emosional. ”
Dia bilang padamu, “Aku terlalu banyak pikiran,

Dan kamu ,selalu ingin berjuang. ”

Tapi bagaimana kamu memperjuangkan seseorang yang menyalahkanmu karena berdarah ketika dialah yang memegang pisau?

kamu mencoba melanjutkan hubungan,
demi anak-anakmu, demi keluarga mu,
Tapi setiap kali kamu memaafkan, separuh dirimu menghilang.

kamu bahkan hampir tidak mengenali dirimu dicermin.

Dan,
kamu yang dulu tangguh, mulai lelah sekarang.
Lelah bersaing dengan kebohongan.
Lelah berpura-pura baik, hanya agar rumah terlihat sempurna.
Lelah tidur di samping seseorang yang membuatnya merasa benar-benar sendirian.

kamu masih memasak makanan favorite keluarga mu
kamu masih tertawa melihat leluconnya di depan anak-anak.
Tapi di dalam, kamu diam-diam rusak, bahkan hancur.
Dan dia tidak melihat kehancuranmu ,Atau mungkin dia melakukannya, karena dia tidak pernah benar-benar berhenti.

Untuk wanita yang membaca ini yang merasa selalu salahmu.
Ini bukan salahmu,
Kamu tidak terlalu berlebihan.
Kamu bukan masalahnya.

Kamu hanyalah seseorang yang memberikan cinta kepada pria yang tidak pernah benar-benar tahu bagaimana menghargaimu, dan tak mensyukuri adamu.

bertahan selagi bisa,

Keluarlah jika benar-benar rumah sudah parah retakannya, jangan sampai kamu tertimpa reruntuhan yang mungkin akan membuatmu mengalami cacat seumur hidup.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan