Diduga Oleng dan Jatuh, Pria di Tulungagung Ditemukan Tewas Mengapung di Anak Sungai Lodagung

Tulungagung, Word Pers Indonesia – Warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di anak Sungai Lodagung, Minggu (19/7/2026) pagi. Korban diketahui bernama Agus Dwi Cahyono (34), yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di samping sepeda motor miliknya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal setelah kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor. Dugaan sementara, korban berada di bawah pengaruh minuman keras ketika peristiwa itu terjadi kemudian tak terkendali lalu oleng dan jatuh.

Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, menjelaskan bahwa penemuan korban bermula dari laporan seorang warga yang hendak membersihkan bantaran sungai sekitar pukul 05.30 WIB.

“Saksi yang melintas di jembatan depan rumahnya melihat ada sepeda motor berada di dalam anak Sungai Lodagung. Setelah diperiksa lebih dekat, ternyata ada seorang pria dalam posisi tengkurap mengapung di samping kendaraan tersebut,” ujar AKP Kasianto.

Mengetahui kejadian itu, saksi segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Rejotangan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.

Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung guna menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menyimpulkan dugaan sementara bahwa korban meninggal akibat kecelakaan tunggal.

AKP Kasianto mengungkapkan, dari keterangan warga sekitar, korban diketahui memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras.

“Informasi yang kami peroleh dari warga menyebutkan korban memang memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras. Dugaan sementara, saat kejadian korban sedang berkendara dalam pengaruh alkohol sehingga kehilangan kendali dan terjatuh ke sungai,” jelasnya.

Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun unsur kekerasan terhadap korban. Dugaan kuat mengarah pada kecelakaan akibat korban tidak mampu mengendalikan sepeda motornya.

Setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan medis selesai, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tutup AKP Kasianto.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Reporter: Agris
Editor: ANasril

Posting Terkait

Jangan Lewatkan