Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Indonesia mencapai 287,6 jiwa. Faktanya hari ini, sebagian besar masyarakat seringkali mengabaikan kesehatan bagian organ tubuh satu ini. Ia adalah Mata. Merujuk hasil survei INSTO terhadap 710 responden usia 15 tahun ke atas, mata kering menjadi masalah yang serius diwilayah Jabodetabek dan Bandung, dengan prevalensi menunjukkan 41%. Hasil temuan menunjukkan 4 dari 10 orang mengalami mata kering, namun hanya sebagian tidak menyadarinya.
Bicara soal kesadaran, data tersebut menunjukkan jumlah penderita yang sadar terhadap mata kering mencapai 21%, sedangkan penderita yang belum sadar mata kering hanya 20%. Artinya, masih banyak jumlah penderita yang tidak sadar dengan mata kering, bahkan sebagian penderita salah menggunakan jenis tetes mata sehingga memperburuk keadaan.
Penting diketahui, mata manusia dilapisi cairan tipis disebut tear film (lapisan air mata). Lapisan ini merupakan campuran kompleks dari minyak air dan lendir yang berguna menjaga permukaan mata tetap licin, jernih dan melindungi infeksi. Ketika produksi air mata berkurang maka kondisi ini mengakibatkan mata seperti ada pasir, terasa menyengat ketika terkena angin dan asap.
Mulai kenali jika mata terasa Sepet, Perih, dan Lelah (SePeLe). Bisa jadi itu sinyal bahwa mata sedang tidak baik-baik saja dan harus segera diatasi. Jika tidak, dipastikan akan menggangu kenyamanan beraktifitas sehingga tidak produktif.
Apalagi rutinitas di zaman sekarang tidak bisa lepas dari menonton televisi atau tablet, penggunaan gadget secara berlebihan hingga aktif didepan monitor komputer. Rutinitas seperti ini jika dilakukan secara terus menerus tentu berpengaruh dengan kesehatan mata.
Tak heran, jika Dokter Spesialis Mata dari JEC Eye Hospital and Clinics, Dr. Eka Octaviani Budinigtyas, S.pM, menyebut pasien yang datang karena mata kering jumlahnya sangat banyak. Sebagian besar pasien mata kering datang ketika kondisinya sudah cukup parah dan mereka tidak sadar bahwa mereka terkena mata kering. Padahal gejala awal seperti mata terasa Sepet, Perih, dan Lelah sudah muncul sejak lama.
Solusi paling jitu mengatasi gejala mata SePeLe adalah INSTO. Produk satu ini lebih dari 50 tahun hadir di Indonesia. Bentuknya praktis, mudah dicari dan yang paling penting adalah INSTO selalu konsisten dan memiliki komitmen besar terhadap kesehatan mata masyarakat Indonesia.
Yuk kenali varian produk INSTO dan masing-masing manfaatnya. Karena penggunaan tetes mata INSTO harus sesuai dengan keluhan yang terjadi pada mata. Sebab, setiap tetes mata tentu dibuat dengan formula yang berbeda untuk mengatasi permasalahan yang berbeda juga pada mata. Jika menggunakan tetes mata sesuai keluhan, maka efektifitas pemulihannya tinggi.
INSTO Dry Eyes. Varian satu ini baru-baru ini meluncurkan kampanye “Bebas Mata SePeLe”. Jika mata terasa kering, dan panas maka varian ini pilihan yang tepat. Tetes mata varian ini memiliki kemasan botol bewarna biru muda. Fungsinya sebagai pelumas mata sehingga mata lebih segar. Adapun kandungan dalam varian ini adalah zat aktif Hydroxypropyl Methylcellulose dan Benzalkonium Chloride. Kandungan bahan aktif ini bahkan diajukan oleh international Council of Ophtalmology (ICO) ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai guideline terapi mengatasi gejala mata kering, karena dapat bekerja sebagai pelumas yang menyerupai air mata dan meringankan iritasi akibat kurangnya produksi air mata.
Selain itu, ada juga varian INSTO Cool Eye Drop. Varian ini memiliki kemasan botol bewarna biru tua. Saat diteteskan ke mata, maka terasa sensasi dinginnya sehingga mata menjadi segar dan tidak perih. Kandungan dalam varian ini adalah Naphazoline Hydrochloride bermanfaat mengatasi gejala mata merah karena pilek atau mata bengkak. Gunakan tetes mata varian ini 3-4 kali sehari. Dalam sehari teteskan 2-3 kali pada setiap bagian mata.
Terakhir, varian INSTO Regular yang memiliki kemasan botol bewarna hijau . INSTO regular tersedia dalam 2 ukuran yakni 7,5 ml dan 15 ml. Varian ini berguna mengatasi iritasi ringan dikarenakan debu, asap, polusi, dan kemasukan air setelah berenang dan sebagainya. Kandungan tetes mata varian ini adalah zat aktif Tetrahydrozoline Hydrochloride dan Benzalkonium Chloride.
Sekarang anda tentu sudah tidak bingung lagi mengenai 3 varian tetes mata INSTO beserta manfaatnya untuk mengatasi berbagai masalah iritasi mata. Jadi, anda bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan dan keluhan yang terjadi pada mata.
Penulis : Mahmud Yunus
