Ketua DPRD Bengkulu Tengah Turun Tangan, Soroti Jalan Rusak Akses Pelajar

Bengkulu Tengah, Word Pers Indonesia — Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, melontarkan peringatan keras kepada pemerintah daerah agar tidak menunda perbaikan akses jalan menuju SDN 9 dan SMPN 25 di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung.

Desakan ini bukan tanpa alasan. Kondisi jalan yang rusak, berlumpur, dan licin saat hujan disebut telah mengganggu aktivitas belajar sekaligus membahayakan keselamatan pelajar setiap hari.

“Memang hanya sekitar 500 meter, tapi ini urat nadi anak-anak menuju sekolah. Kalau akses ini dibiarkan rusak, dampaknya langsung ke pendidikan mereka,” tegas Fepi, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan menyangkut hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan aman. Ia menilai, pemerintah tidak boleh abai hanya karena panjang jalan relatif pendek.

“Jangan dilihat dari panjangnya. Ini soal keselamatan dan masa depan anak-anak kita. Infrastruktur pendidikan harus jadi prioritas,” ujarnya dengan nada tajam.

Fepi juga mendorong Bupati Rachmat Riyanto untuk segera mengakomodasi perbaikan tersebut, meskipun saat ini daerah tengah menghadapi tekanan efisiensi anggaran.

“Dalam kondisi fiskal yang ketat sekalipun, akses pendidikan tidak boleh dikorbankan. Ini kebutuhan mendesak, bukan pilihan,” tegasnya lagi.

Keluhan serupa datang dari warga Desa Sukarami yang telah lama merasakan dampak buruk kondisi jalan tersebut. Saat musim hujan, jalur menuju sekolah berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui, bahkan kerap membuat siswa terlambat hingga mengganggu proses belajar mengajar.

Seorang wali murid mengungkapkan keresahannya.
“Kalau hujan, anak-anak harus ekstra hati-hati. Kadang jatuh, kadang sepatu penuh lumpur. Ini sangat mengganggu,” ujarnya.

DPRD Bengkulu Tengah menilai, pembenahan akses ini harus segera direalisasikan sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap dunia pendidikan. Fepi menegaskan, DPRD akan terus mengawal persoalan ini hingga masuk dalam prioritas pembangunan.

BACA JUGA:  Masjid Al-Ikhlas di Bengkulu Tengah Terima Dana Hibah: Langkah Menuju Pembangunan yang Lebih Kokoh

“Jangan tunggu viral atau ada korban dulu baru bergerak. Ini harus diselesaikan sekarang,” pungkasnya.

Dorongan keras dari Ketua DPRD ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan di Bengkulu Tengah tidak boleh melupakan hal paling mendasar: akses aman bagi generasi masa depan untuk menempuh pendidikan.

Reporter: Iman. Sp
Editor: ANasril

Posting Terkait

Jangan Lewatkan