Puncak Pandemi Covid 19 Diperkirakan Bulan Mei Mendatang

Wordpers.id, Jakarta – KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan puncak pandemi covid-19 di Tanah Air diperkirakan akan terjadi kurun waktu lima minggu hingga enam minggu ke depan.

Hal ini disampaikannya setelah mendapatkan keterangan dari Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan untuk dilakukan percepatan pemeriksaan sampel tes polymerase chain reaction (PCR) melalui penambahan laboratorium untuk melakukan pengujian.

Peningkatan alat uji tes covid-19 berbasis PCR beserta reagen untuk mendapatkan gambaran penyebaran korona yang lebih akurat.

Ada 18 unit alat tes PCR yang bisa melakukan 9.000 tes per hari sehingga reagen perlu kita upayakan maksimal karena puncak (pandemi) di indonesia 5-6 minggu yang akan datang.

“Gugus Tugas juga sudah menerima dari swasta yang bekerja sama dengan BUMN dan dapat dukungan dari Menkes untuk memanfaatkan suatu pihak di Beijing Instutite yang akan back up peningkatan PCR di negara kita,” ujar Doni usai rapat terbatas kabinet melalui konferensi video di Jakarta, Senin (13/4).

Doni menambahkan terkait dengan penambahan laboratorium uji PCR, Kementerian Riset dan Teknologi juga telah membantu Lembaga Biologi Molekuler Eijkman untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan.

“Beberapa lembaga swasta juga akan berpartisipasi melakukan tes PCR bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan BUMN,” imbuh Doni.

Setelah dilakukan penambahan Lab untuk tes PCR, saat ini, pengujian untuk covid-19 sedikitnya telah mencapai 26.500 sampel. Hal ini tentu akan meningkatkan kinerja, pasalnya, Kementerian BUMN sudah mendatangkan 18 alat tes PCR untuk memperbanyak pengujian.

Rilis

BACA JUGA:  Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Bengkulu dan Jambi Sepakati Bangun Jalan Penghubung