Lampung Utara, Word Pers Indonesia — Isu dugaan menu basi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat ramai diberitakan akhirnya mendapat klarifikasi resmi. Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung, Achmad Hery Setiawan, bersama tim turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual terhadap SPPG Hajjah Lis dan SDN 3 Sindang Sari, Selasa (—/—/2026) sekitar pukul 10.10 WIB.
Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan standar operasional prosedur (SOP) dapur MBG dijalankan sesuai ketentuan, sekaligus menepis berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam pengecekan lapangan, tim KPPG Lampung didampingi unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta awak media. Mereka melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur produksi, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, hingga pengemasan makanan. Sampel menu MBG juga turut diperiksa.
Setelah proses verifikasi selesai, Achmad Hery Setiawan menegaskan bahwa secara umum SOP dapur telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami tidak hanya datang untuk mengecek, tetapi juga memberi penguatan kepada para petugas agar tetap semangat dalam bekerja. Walaupun sedang menghadapi situasi seperti ini, jangan sampai lalai dalam menerapkan SOP, terutama bagi tim yang mendistribusikan MBG di lapangan,” ujar Hery.
Ia juga menekankan pentingnya sikap ramah dan pengecekan ulang sebelum makanan dibagikan kepada penerima manfaat.
“Utamakan keramahan, selalu lakukan kontrol sebelum distribusi. Jadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bersama agar pelayanan ke depan semakin baik,” imbuhnya.
Usai dari dapur, rombongan KPPG Lampung melanjutkan kunjungan ke SDN 3 Sindang Sari untuk menemui pihak sekolah sekaligus mendengar langsung masukan dari lapangan.
Sementara itu, Kepala SPPG Dapur Hajjah Lis, Abib Saputra, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan evaluasi yang dilakukan oleh KPPG Lampung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas masukan dan kritik yang disampaikan. Bagi kami, ini adalah bentuk pengawasan yang sangat penting agar pelayanan kami semakin baik ke depan,” kata Abib.
Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah.
“Kami akan menjadikan semua masukan ini sebagai bahan pembenahan internal. Insya Allah, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar program Bapak Presiden benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh penerima MBG,” tegasnya.
Abib juga memastikan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan internal serta meningkatkan standar pelayanan demi menjaga kualitas makanan yang disajikan.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan polemik yang berkembang di masyarakat dapat diluruskan, sekaligus menjadi momentum evaluasi agar pelaksanaan program MBG di Lampung Utara semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada keselamatan serta kesehatan penerima manfaat.
Repoorter: Iqbal
Editor: ANasril
