Bengkulu, Word Pers Indonesia – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Hal tersebut ditegaskan dalam Forum Komunikasi bersama BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu terkait implementasi strategi penguatan rekrutmen dan reaktivasi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (17/6).
Forum tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, didampingi Wakil Gubernur Mian dan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta para pemangku kepentingan dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.
Dalam pertemuan itu, berbagai langkah strategis dibahas guna meningkatkan cakupan kepesertaan aktif JKN sebagai bagian dari upaya mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas di Provinsi Bengkulu.
Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dijamin oleh pemerintah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan perlu terus diperkuat agar seluruh warga dapat memperoleh layanan kesehatan secara optimal.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Kita ingin tidak ada warga yang tertinggal, terutama masyarakat kurang mampu yang sangat membutuhkan akses layanan kesehatan,” ujar Helmi Hasan.
Menurut Helmi, penguatan kepesertaan aktif JKN menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat dapat terus menikmati manfaat program jaminan kesehatan secara berkelanjutan. Selain itu, validasi dan pemutakhiran data kepesertaan harus dilakukan secara berkala agar peserta yang berstatus nonaktif dapat segera direaktivasi.
Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan, Anurman Huda, memaparkan berbagai strategi penguatan rekrutmen peserta baru dan reaktivasi peserta nonaktif melalui kolaborasi lintas sektor.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam meningkatkan jumlah peserta aktif sekaligus menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah peserta aktif dan menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Anurman.
Melalui forum komunikasi ini, seluruh pihak sepakat memperkuat koordinasi dan mempercepat langkah-langkah konkret dalam mendukung pencapaian target UHC berkualitas di Provinsi Bengkulu.
Forum ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu dan BPJS Kesehatan untuk menegaskan komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang merata, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Dengan penguatan kepesertaan aktif JKN, diharapkan tidak ada lagi warga Bengkulu yang terkendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
