Mukomuko, Word Pers Indonesia – Di tengah proses penyesuaian teknis yang cukup krusial, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan Jembatan Lubuk Selandak tetap berjalan sesuai target tahun anggaran.
Revisi desain (review design) terpaksa dilakukan setelah ditemukan perbedaan spesifikasi material di lapangan. Rangka jembatan yang telah tersedia ternyata menggunakan standar Kelas B, sementara dokumen perencanaan awal masih mengacu pada Kelas C.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, S.T., M.T., menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar teknis biasa, melainkan menyangkut aspek keselamatan konstruksi secara menyeluruh.
“Material rangka yang tersedia di lapangan adalah Kelas B. Artinya, desain awal harus disesuaikan. Kita tidak bisa memaksakan perencanaan lama karena menyangkut kekuatan dan keamanan jembatan,” ujar Apriansyah, Senin (30/3).
Perubahan spesifikasi tersebut berdampak langsung pada struktur bawah jembatan. Pondasi yang sebelumnya dirancang untuk menopang beban Kelas C kini harus diperkuat agar mampu mengimbangi kapasitas rangka Kelas B yang lebih tinggi.
“Kami sedang melakukan review desain secara menyeluruh. Karena rangka meningkat ke Kelas B, maka pondasi juga harus ditingkatkan dari Kelas C agar sinkron dan kokoh. Ini penting untuk menjamin daya tahan jangka panjang,” jelasnya.
Meski penyesuaian ini menuntut ketelitian ekstra, PUPR menegaskan proyek tidak akan terhenti. Bahkan, langkah cepat tengah diambil agar proses pembangunan fisik tetap bisa berjalan tanpa harus menunggu terlalu lama.
“Penyesuaian ini tidak akan menghambat progres. Justru kita percepat proses teknisnya agar pekerjaan di lapangan tetap berjalan tahun ini,” tegas Apriansyah.
Langkah korektif ini dinilai sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan kualitas infrastruktur. Bukan sekadar mengejar target selesai, namun juga memastikan standar keamanan nasional terpenuhi.
Jembatan Lubuk Selandak sendiri diproyeksikan menjadi salah satu jalur vital yang akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Mukomuko. Infrastruktur ini diharapkan mampu membuka akses transportasi baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Dengan penyesuaian desain yang kini dilakukan, publik diharapkan tidak hanya melihat proyek ini dari sisi progres fisik, tetapi juga dari komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang kuat, aman, dan berkelanjutan.
Reporter: Bambang.s


























