Disnakertrans Muba Kawal Penempatan Caddy Profesional ke Malaysia, Pastikan CPMI Aman dan Prosedural

Palembang, Word Pers Indonesia – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menegaskan komitmennya dalam membuka peluang kerja internasional yang aman, legal, dan berstandar profesional. Komitmen itu diwujudkan dengan pengawalan langsung terhadap keberangkatan Era Lestari dan Fitriyanti sebagai Caddy Profesional ke Malaysia.

Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi yang digelar pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di kantor PT Jafa Indo Corpora, Palembang. Tim Disnakertrans Muba dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Herryandi Sinulingga, AP, dan disambut jajaran manajemen perusahaan, mulai dari Direktur Operasional Susi, Kepala Cabang Wiwin, hingga tim teknis.

Direktur Operasional PT Jafa Indo Corpora, Susi, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Pemkab Muba yang secara langsung memastikan warganya memperoleh perlindungan maksimal sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Kadis Herryandi Sinulingga beserta tim Disnakertrans Muba. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal warganya. Kami memastikan Era Lestari dan Fitriyanti ditempatkan secara layak, aman, dan sesuai standar profesional internasional,” ujar Susi.

Sementara itu, Herryandi Sinulingga menegaskan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari pelayanan negara kepada masyarakat, khususnya calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

“Penempatan Era Lestari dan Fitriyanti sebagai caddy profesional membuktikan bahwa SDM Muba mampu bersaing di level global. Fokus kami adalah memastikan proses keberangkatan berjalan sesuai aturan dan hak-hak mereka sebagai pekerja migran terlindungi sepenuhnya,” tegas Sinulingga.

Dua srikandi asal Muba yang akan berangkat ke Malaysia itu pun mengungkapkan rasa bangga dan optimisme. Era Lestari, CPMI asal Desa Teluk Kijing, Kecamatan Lais, mengaku lebih tenang dengan adanya pengawalan langsung dari pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Ketua Umum IKSPI Kera Sakti Serukan Penyelesaian Damai atas Konflik di Watulimo, Trenggalek

“Saya bangga dan lebih percaya diri. Dengan pengawalan langsung dari Pak Lingga dan tim Disnaker yang berkoordinasi langsung dengan perusahaan, kami merasa benar-benar dilindungi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Fitriyanti, CPMI asal Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman.

“Terima kasih kepada Bupati Muba HM Toha Tohet, Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, dan Kadisnakertrans. Kami merasa tidak sendirian karena ada pemerintah yang memantau dan mengawal proses ini,” ungkapnya.

Rapat koordinasi tersebut turut membahas pemantapan dokumen administrasi, pemahaman kontrak kerja, serta sosialisasi tugas dan tanggung jawab Caddy Profesional. PT Jafa Indo Corpora sendiri tercatat sebagai Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) resmi, berizin Kepmen No. 173 Tahun 2018 dan mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015.

Melalui sinergi antara Pemkab Muba dan P3MI resmi, Disnakertrans berharap keberangkatan ini menjadi contoh sekaligus inspirasi bagi generasi muda Musi Banyuasin untuk meraih peluang kerja internasional melalui jalur yang legal, aman, dan bermartabat.

Reporter: Frengky
Editor: Anasril

Posting Terkait

banner 2000x647

Jangan Lewatkan