Gali Potensi Budaya Lokal Lewat Karya Tulis, Bimtek Penulisan Perpustakaan & Arsip Provinsi Bengkulu Dorong Bengkulu Maju, Literat, dan Berbudaya

Word Pers Indonesia, Bengkulu – Langkah konkret dalam merawat, mengenal, dan melestarikan warisan budaya lokal terus digalakkan. Melalui program berdampak dan berkelanjutan dari Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas RI), Bimbingan Teknis (Bimtek) tahap ke-3. Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal sukses digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu pada Selasa (20/10/2026).

Mengusung tema “Mari bersama menulis cerita Bengkulu, melestarikan budaya, menginspirasi masa depan,” kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menggali potensi tradisi, sejarah, dan sastra daerah agar berdaya saing di kancah nasional.

Kegiatan berdurasi penuh dari pukul 08.00 hingga 12.30 WIB ini mempertemukan 100 peserta terpilih yang telah lolos seleksi ketat dari berbagai latar belakang profesi dan instansi. Mulai dari dosen, ASN, pustakawan, guru, pegiat literasi, penulis, blogger, wartawan, advokat, tokoh adat, hingga mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum menyatu dalam semangat yang sama untuk melestarikan kebudayaan Bengkulu melalui literasi.

Awandri Akbar, sebagai Relawan Literasi Masyarakat Perpusnas RI Tahun 2026 yang bertugas di Kabupaten Bengkulu Tengah, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasihnya atas kesempatan berharga ini.

“Menjadi bagian dari 100 peserta bersama para praktisi dan lintas elemen masyarakat adalah sebuah kehormatan. Ini adalah langkah nyata dan sangat berdampak dalam membangun gerakan literasi budaya yang berkelanjutan di Bengkulu,” ungkap Awandri.

Bimtek kepenulisan ini semakin berbobot dengan hadirnya para narasumber yang penuh semangat dan berkompeten di bidangnya:

1. Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd. (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu)
Dalam pemaparannya, beliau memberikan motivasi besar dan mengajak generasi muda serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya literasi daerah sebagai pilar kemajuan bangsa.
2. Dr. Dedi Efrizal, M.Pd. (Akademisi/Dosen & Pemerhati Budaya Bengkulu)
Dengan jiwa muda dan kepakarannya, beliau membekali peserta dengan teknik menggali penulisan potensi sejarah lokal dan kekayaan tradisi Bengkulu untuk dikemas menjadi karya tulis yang komunikatif dan inspiratif.

BACA JUGA:  Mudik Gratis 2025, Helmi Hasan Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Ini Syaratnya

Para peserta dibimbing untuk membedah dan merangkai karya berdasarkan 5 pilihan topik utama penulisan:

* Kuliner khas Bengkulu
* Destinasi wisata daerah
* Cerita legenda lokal
* Kesenian daerah
* Tradisi dan adat budaya Bengkulu

Program ini dirancang secara terstruktur dan terukur. Setelah melalui tahap pendaftaran, pengarahan, pembekalan, hingga pelaksanaan Bimtek pada 20 Oktober 2026, para peserta kini memasuki tahap akhir penyempurnaan naskah hingga deadline pengumpulan pada 27 Oktober 2026.

Sebagai bentuk apresiasi dan benefit nyata, 50 karya tulisan terbaik dari 100 peserta akan dikurasikan dan diterbitkan ke dalam sebuah *Buku Antologi* pada bulan November 2026 mendatang.

Langkah ini diharapkan menjadi warisan literasi yang berharga (From Bengkulu for Indonesia), melahirkan karya-karya abadi yang dapat dibaca oleh generasi mendatang, sekaligus mewujudkan visi besar: Bengkulu Maju, Literat, dan Berbudaya.

Reporter: Awan
Editor: Anasril

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

News Feed