Ground Breaking Jembatan Garuda Dimulai! Warga Pondok Suguh Tak Lagi Terisolasi

TNI Turun Tangan Bangun Jembatan Garuda, Akses Terisolasi Pondok Suguh Dibuka! Ekonomi Warga Ditarget Melejit

Mukomuko, Word pers Indonesia– Komitmen membuka keterisolasian wilayah kembali ditegaskan. Pembangunan Jembatan Gantung Pondok Suguh resmi dimulai melalui prosesi ground breaking program Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang digagas TNI AD, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh ini menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Program bertajuk “TNI Hadir untuk Rakyat” itu menyasar pembangunan infrastruktur vital yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warga.

Acara tersebut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Mukomuko yang diwakili Asisten I Bahtiar, jajaran TNI dari Kodim 0428/Mukomuko, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, hingga tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat.

Dalam sambutannya, Dandim 0428/Mukomuko yang diwakili Pasi Intel, Kapten Inf Rahmad Dori, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari strategi besar membuka akses wilayah terisolasi.

“Tujuan utama pembangunan Jembatan Garuda ini adalah meningkatkan konektivitas antarwilayah, memangkas jarak tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan,” tegas Rahmad Dori.

Ia menambahkan, kehadiran jembatan gantung tersebut akan memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam hal mobilitas dan akses layanan dasar.

“Dengan jembatan ini, warga tidak perlu lagi memutar jauh. Akses menuju pendidikan, kesehatan, dan pusat ekonomi akan jauh lebih cepat dan aman,” ujarnya.

Tak hanya itu, pembangunan ini juga diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini terkendala akses.

“Ini akan memperlancar arus barang dan jasa, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Artis Terkemuka Kota Padang dan Bengkulu Sambut Idul Fitri di Pantai Batu Kumbang

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas PUPR Mukomuko Ir. Apriansyah, ST, MT melalui Kepala Bidang Bina Marga Ir. Muhammad Yusuf, ST menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan tersebut.

“Jembatan ini sangat penting untuk membantu masyarakat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Kami berharap pekerjaan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi warga,” ungkap Yusuf.

Sementara itu, Camat Pondok Suguh menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

“Kami sangat berterima kasih. Semoga pembangunan ini berjalan sukses dan benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat Pondok Suguh,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan simbolis peletakan batu pertama dan pembongkaran awal jembatan, sebagai tanda dimulainya pembangunan. Selain itu, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat setempat.

Program Jembatan Perintis Garuda ini kembali menegaskan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Di tengah keterbatasan akses, pembangunan ini diharapkan menjadi titik balik—dari keterisolasian menuju percepatan ekonomi desa.

Reporter: Bambang.S
Editor: Agus

Posting Terkait

banner 2000x647

Jangan Lewatkan