Bengkulu, Word Pers Indonesia – Kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025 mengantarkan Bank Bengkulu meraih penghargaan bergengsi TOP BUMD Awards 2026. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan transformasi bisnis yang dijalankan bank pembangunan daerah tersebut.
Pertumbuhan kinerja Bank Bengkulu dinilai tidak sekadar peningkatan angka semata, tetapi juga menunjukkan kematangan dalam pengelolaan risiko, modal, serta peluang bisnis di tengah dinamika ekonomi nasional.
Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
“Skor 92,46 ini adalah bukti nyata bahwa transformasi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat. Bagi kami, capaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga validasi atas efektivitas strategi efisiensi, digitalisasi, dan penguatan tata kelola,” ujar Iswahyudi.
Laba Tumbuh Signifikan
Hingga akhir 2025, Bank Bengkulu mencatatkan laba bersih sebesar Rp135,146 miliar, meningkat sekitar 34,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga kinerja operasional sekaligus memperkuat struktur pendanaan.
Selain laba yang meningkat, total aset Bank Bengkulu juga mengalami pertumbuhan signifikan hingga mencapai sekitar Rp11,19 triliun atau naik 8,06 persen secara tahunan (year on year).
Pertumbuhan tersebut didukung oleh strategi penguatan dana murah melalui CASA (Current Account Saving Account) serta peningkatan layanan digital dan mobile banking untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.
Kredit Tumbuh, Risiko Tetap Terkendali
Dari sisi intermediasi, Bank Bengkulu juga berhasil meningkatkan penyaluran kredit secara sehat. Kredit tercatat tumbuh sekitar 5,45 persen menjadi Rp7,81 triliun.
Penyaluran kredit ini didominasi oleh sektor konsumtif, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN), yang memiliki risiko relatif stabil.
Meski demikian, Bank Bengkulu tetap memperluas penetrasi pembiayaan ke sektor ekonomi produktif untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Target kami ke depan adalah memperbesar penetrasi kredit ke sektor produktif daerah, dengan tetap menjaga kualitas kredit agar rasio NPL tetap sehat,” jelas Iswahyudi.
Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Bengkulu juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu.
Kontribusi bank terhadap daerah tercermin dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui setoran dividen yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan laba perusahaan.
Selain itu, digitalisasi layanan perbankan juga membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Bank Bengkulu juga terus memperkuat pengembangan teknologi informasi, inovasi produk, serta ekspansi pembiayaan ke sektor-sektor strategis yang memiliki dampak besar terhadap perekonomian daerah.
Modal Kuat, Siap Ekspansi
Dengan modal inti mencapai Rp1,453 triliun, Bank Bengkulu memiliki fondasi yang kuat untuk melakukan ekspansi bisnis ke depan.
Ke depan, bank ini akan fokus pada penguatan layanan digital, pengembangan aplikasi mobile banking, serta memperluas akses kredit mikro bagi masyarakat.
“Semua upaya ini kami arahkan pada satu tujuan, yaitu menjadikan Bank Bengkulu sebagai motor pembangunan ekonomi daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan,” kata Iswahyudi.
Ia menambahkan bahwa setelah fase transformasi yang berjalan sejak beberapa tahun terakhir, strategi berikutnya adalah konsolidasi dan akselerasi pertumbuhan agar Bank Bengkulu semakin kompetitif di industri perbankan nasional.
Reporter: M.Yunus
Editor: Agus.A
































