Kediri – Jumlah korban kecelakaan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Harapan Jaya di Simpang Muning, Kota Kediri, bertambah menjadi 11 orang. Seluruh korban dipastikan hanya mengalami luka ringan dan tidak ada korban meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit. Mayoritas korban dirawat di RS Ratih, sementara satu korban lainnya menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara.
“Total ada 11 korban dan semuanya luka ringan. Alhamdulillah tidak ada korban meninggal dunia,” kata AKP Tutud, Sabtu (24/1/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar korban mengalami luka akibat terkena pecahan kaca bus yang hancur saat benturan. Seorang anak juga termasuk dalam daftar korban dan sempat dirawat di RS Ratih karena kepalanya terkena pecahan kaca.
Setelah menjalani perawatan dan observasi medis hingga sekitar pukul 24.00 WIB, sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang. Polisi memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.
Kecelakaan beruntun tersebut terjadi di Simpang Muning, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (23/1/2026). Bus Harapan Jaya bernomor polisi AG 7662 UT menabrak sejumlah kendaraan sebelum akhirnya menghantam tembok rumah warga di Jalan Semeru.
Berdasarkan keterangan saksi, bus melaju dari arah Terminal Baru Kota Kediri menuju Tulungagung atau Trenggalek. Saat melintas di perempatan Muning, bus diduga menerobos lampu merah dan kehilangan kendali ketika berupaya mendahului kendaraan lain.
Akibat kejadian tersebut, bus menyerempet sepeda motor, menabrak mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi AG 1925 BR, kembali menabrak sepeda motor lainnya, hingga akhirnya menghantam tembok rumah warga. Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
AKP Tutud memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Polisi telah mengamankan sopir bus dan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami masih mendalami penyebab kecelakaan, apakah karena faktor teknis atau unsur kelalaian. Penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan masih terus dilakukan,” ujarnya.
Total kecelakaan melibatkan satu unit bus, satu unit mobil Daihatsu Xenia, serta tiga sepeda motor. Seluruh kendaraan mengalami kerusakan. Proses evakuasi kendaraan dilakukan oleh petugas kepolisian dibantu warga sekitar, dan arus lalu lintas di lokasi kejadian kini telah kembali normal.






























