MTQ Aceh di Simeulue, Di Tangan Dingin Pak Herman Kerang Disulap Menjadi Barang Beharga

Simeulue-WordPers Indonesia-Kulit kerang, yang biasanya dianggap sebagai limbah oleh sebagian masyarakat, kini mendapat sentuhan ajaib dari tangan kreatif Pak Herman, seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Simeulue. Hasil sulapannya menjadikan kulit kerang sebagai barang seni bernilai tinggi yang menarik perhatian banyak orang.

Berbagai kreasi indah hasil olahan kulit kerang oleh Pak Herman menjadi pilihan tepat sebagai pajangan atau oleh-oleh khas dari Kabupaten Simeulue. Karya-karya uniknya tidak hanya dipamerkan dalam MTQ ke-XXXVI, tetapi juga menjadi sorotan di Pameran Aceh Barat yang diselenggarakan oleh Gos Aceh Barat.

Pak Herman, dengan bangga, mengungkapkan bahwa ia berhasil memanfaatkan limbah kerang yang sebelumnya diabaikan oleh masyarakat.

“Saya memanfaatkannya kembali menjadi pundi-pundi rupiah,” ujarnya.

Kulit kerang ini diubah menjadi berbagai bentuk, seperti asbak, hiasan kamar, boneka, dan gantungan kunci, memberikan variasi produk yang menarik.

Produk-produk unggulan ini dijual dengan kisaran harga antara lima puluh ribu hingga lima ribu rupiah.

Antusiasme para pengunjung terhadap karya Pak Herman sangat tinggi, dan hasil kreatifnya menjadi oleh-oleh favorit dari Kabupaten Simeulue untuk keluarga mereka.

Inovasi luar biasa ini tidak hanya mengubah pandangan terhadap limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di daerah tersebut.

Reporter: Ahmad Hidayat
Editor: Redaksi

BACA JUGA:  PJ Bupati Dalam Rangka HUT Kabupaten Aceh Barat Himbau Masyarakat manfaatkan  Sumber Daya Alam

Posting Terkait

Jangan Lewatkan