Bengkulu Utara, Word Pers Indonesia – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027 sebagai langkah strategis menyusun arah pembangunan daerah ke depan.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026 tersebut digelar di Ruang Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, mulai dari Forkopimda, DPRD, kepala OPD, para camat, hingga perwakilan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Acara Musrenbang ini juga dihadiri oleh Bupati Bengkulu Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara Fitriansyah, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, serta perwakilan dari Bapperida Provinsi Bengkulu.
Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah
Kepala Bapperida Kabupaten Bengkulu Utara, Dodi Hardinata, dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, proses perencanaan telah melalui berbagai tahapan mulai dari musrenbang desa hingga kecamatan.
“Berdasarkan hasil musrenbang di tingkat desa pada 215 desa dan 5 kelurahan terdapat 1.741 usulan pembangunan. Setelah melalui musrenbang kecamatan, jumlah tersebut mengerucut menjadi 202 usulan prioritas yang didominasi oleh sektor infrastruktur,” ujar Dodi.
Ia menjelaskan bahwa usulan prioritas tersebut terdiri dari 90 usulan di bidang infrastruktur atau sekitar 45 persen, 53 usulan pada bidang pemerintahan dan pembangunan manusia sebesar 26 persen, serta 59 usulan di bidang pengelolaan sumber daya alam atau sekitar 29 persen.
Tema pembangunan yang diangkat dalam RKPD Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2027 adalah “Akselerasi Transformasi Ekonomi yang Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat.”
Tema ini diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan provinsi, termasuk konsep pembangunan yang menitikberatkan pada pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pemprov Bengkulu Dorong Sinergi Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Kepala Bapperida Provinsi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menjalankan program pembangunan.
“Kegiatan Musrenbang ini merupakan tahapan wajib dalam penyusunan RKPD. Walaupun saat ini kita menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, proses perencanaan pembangunan tetap harus dilaksanakan agar tidak terjadi kekosongan kebijakan pembangunan daerah,” ujar perwakilan Bapperida Provinsi Bengkulu.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan berbagai program prioritas pembangunan, termasuk peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan petani dan nelayan, serta penguatan pembangunan ekonomi daerah.
Bupati Bengkulu Utara Tekankan Prioritas Infrastruktur
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Bengkulu Utara menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat.
Ia mengakui bahwa kondisi fiskal daerah saat ini mengalami tekanan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat. Namun demikian, hal tersebut tidak boleh mengurangi semangat pemerintah daerah untuk tetap melaksanakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Walaupun dana transfer ke daerah mengalami penurunan, semangat kita untuk membangun Bengkulu Utara tidak boleh surut. Pembangunan harus tetap berjalan dengan prioritas yang jelas dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya pada jalur Lais menuju Simpang Polwan yang dinilai perlu segera mendapat penanganan.
“Jika ruas jalan tersebut tidak segera diperbaiki, saya pastikan kerusakannya akan semakin parah dan dapat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Forum Strategis Menyerap Aspirasi Masyarakat
Selain menjadi forum penyelarasan program pembangunan, Musrenbang RKPD juga menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk menyampaikan aspirasi pembangunan.
Berbagai isu strategis turut dibahas dalam forum tersebut, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.
Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah lembaga yang dinilai berkontribusi dalam mendukung sinergi pembangunan di Kabupaten Bengkulu Utara, di antaranya unsur Kejaksaan, Kepolisian, TNI, serta Kantor Pertanahan.
Di akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan berita acara Musrenbang RKPD sebagai bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun arah pembangunan Kabupaten Bengkulu Utara ke depan.
Dengan pelaksanaan Musrenbang ini, diharapkan dokumen RKPD Tahun 2027 dapat menjadi pedoman pembangunan daerah yang lebih terarah, partisipatif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu Utara. (Adv)
EDitor: Anasril
