PUPR Mukomuko Mulai Genjot Infrastruktur di Penghujung 2026, Jalan RSUD hingga Tujuh Desa Masuk Program Hotmix

Mukomuko, Word Pers Indonesia – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai merealisasikan sejumlah proyek infrastruktur Tahun Anggaran 2026. Sejumlah pekerjaan strategis telah memasuki tahap pelaksanaan, mulai dari pembangunan pelapis tebing, pembangunan jembatan, hingga peningkatan ruas jalan yang tersebar di berbagai kecamatan.

Tahapan awal pekerjaan ditandai dengan pelaksanaan titik nol proyek yang melibatkan kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta jajaran teknis Dinas PUPR sebagai bagian dari pengendalian mutu sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST., MT, mengatakan pembangunan infrastruktur tahun ini difokuskan pada peningkatan konektivitas masyarakat sekaligus mendukung pelayanan publik.

“Saat ini sejumlah kegiatan sudah mulai berjalan, baik di Bidang Bina Marga maupun Cipta Karya. Pekerjaannya meliputi pembangunan pelapis tebing, pembangunan jembatan, serta peningkatan jalan di beberapa titik yang telah ditetapkan sebagai prioritas tahun anggaran 2026,” ujar Apriansyah, Rabu (22/7/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Mukomuko, Budiarto, ST, menjelaskan terdapat tujuh paket peningkatan jalan hotmix yang mulai dikerjakan tahun ini.

Lokasi pekerjaan meliputi:

Jalan lingkungan RSUD Mukomuko.
Jalan Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam.
Jalan Desa Tirta Makmur, Kecamatan Air Manjuto.
Jalan lingkungan Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik.
Jalan Desa Bumi Mulya, Kecamatan Penarik.
Jalan Desa Sibak, Kecamatan Ipuh (lanjutan pekerjaan).
Jalan penghubung di wilayah Desa Talang Baru, Serami Baru, dan Air Merah, Kecamatan Malin Deman.

Menurut Budiarto, pembangunan jalan lingkungan RSUD Mukomuko menjadi salah satu prioritas karena merupakan akses utama bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Peningkatan jalan lingkungan RSUD Mukomuko menjadi prioritas karena merupakan akses vital bagi masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan maupun kendaraan pelayanan akan semakin lancar dan nyaman,” jelasnya.

Meski pembangunan terus berjalan, Apriansyah mengakui kemampuan anggaran daerah masih memiliki keterbatasan sehingga pemerintah daerah tetap berupaya mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

“Kami juga telah mengusulkan sejumlah ruas jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Harapannya, usulan tersebut dapat disetujui sehingga pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mukomuko bisa dilakukan secara lebih optimal,” katanya.

Budiarto menambahkan, hingga saat ini usulan tersebut masih berada pada tahap penyempurnaan administrasi sebelum dilakukan evaluasi oleh pemerintah pusat.

Perbaikan akses menuju RSUD Mukomuko mendapat sambutan positif dari pihak rumah sakit. Selama ini kondisi jalan dinilai kurang memadai sehingga sering dikeluhkan masyarakat.

Direktur RSUD Mukomuko, Darmono, SKM, mengatakan pembangunan jalan lingkungan rumah sakit merupakan kabar baik bagi peningkatan pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah akses jalan lingkungan RSUD Mukomuko akhirnya mulai dibangun. Selama ini kondisi jalannya memang cukup memprihatinkan dan banyak dikeluhkan masyarakat maupun keluarga pasien yang datang ke rumah sakit. Kami berharap setelah selesai dibangun, pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah diakses,” ungkap Darmono.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap seluruh proyek infrastruktur Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan sesuai target, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, baik dalam memperlancar konektivitas antarwilayah, meningkatkan pelayanan publik, maupun mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter: Bambang
Editor: Anasril

Posting Terkait

Jangan Lewatkan