Sehebat apapun pertengkaran kalian, tolong jangan ada yang pergi. Karena yang namanya hubungan pasti ada fase pasang—surut.
Kadang bahagia, kadang ribut. Tapi, tolong bijaklah, jangan tiba-tiba menghilang setelah apa yang kalian mulai.
Mereka yang saling mencintai tidak cukup dengan setia, tapi mereka juga telah selesai dengan kepentingan ego, dan masa lalunya.
Mereka sama-sama bersyukur dipertemukan dengan versi yang telah berdamai dengan luka, sehingga untuk memulainya kembali, sudah tidak ada lagi yang namanya ingin menang sendiri.
Cinta tidak sekedar tentang rasa, tapi juga membangun dirimu menjadi lebih dewasa, lebih disiplin, bertanggungjawab, dan punya komitmen kalau ada yang salah cepat-cepat diperbaiki, bukan mencari pengganti.
Saling mengerti—memahami itu benar-benar lebih dari cukup, sebab kedua hal tersebut kadang dimiliki, tapi tak berfungsi. Sehingga perpisahan selalu menjadi pemenangnya.
Sekarang, dewasalah, kalau punya masalah di lebur bukannya kabur, apalagi mundur. Cari dong solusinya. Masa kamu dikalahkan oleh emosimu sendiri, lalu membiarkan apa yang telah berjalan hancur berantakan.