KEDIRI, Wordpers.id – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan KH Ahmad Dahlan, tepatnya di depan Resto O’Seafood, Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, Selasa malam (7/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas itu melibatkan sebuah Hyundai Palisade warna putih, sepeda motor Honda Scoopy, dan Toyota Avanza yang datang dari arah berlawanan.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Gakkum Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman membenarkan adanya kecelakaan yang merenggut korban jiwa tersebut.
“Benar, dalam kejadian ini satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Andi Anang.
Diduga Kurang Konsentrasi, Palisade Hantam Motor dari Belakang
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, mobil Hyundai Palisade yang dikemudikan DWS (16), warga Kabupaten Nganjuk, melaju dari arah selatan menuju utara.
Di depan kendaraan tersebut melaju Honda Scoopy AG 6027 VCA yang dikendarai NAL (19), warga Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, berboncengan dengan FZ (19), warga Kecamatan Banyakan.
Diduga karena pengemudi Hyundai kurang berkonsentrasi dan jarak kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan dari belakang tidak dapat dihindari.
“Dugaan sementara pengemudi Hyundai kurang berkonsentrasi sehingga menabrak sepeda motor yang berada di depannya. Setelah terjadi benturan, kendaraan kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan,” jelas Ipda Andi.
Akibat benturan keras tersebut, Hyundai Palisade kemudian oleng ke kanan dan menghantam Toyota Avanza yang sedang melaju dari arah utara menuju selatan.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara Honda Scoopy, NAL, mengalami luka memar di bagian dahi serta luka lecet pada tangan dan kaki kanan.
Sementara pemboncengnya, FZ, mengalami luka berat berupa memar di bagian pinggul dan pinggang kiri serta cedera serius pada kaki kanan. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
“Korban yang dibonceng mengalami luka cukup serius dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Ipda Andi.
Saat ini, Satlantas Polres Kediri Kota masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi, memeriksa barang bukti kendaraan, serta mendalami seluruh kronologi kejadian.
Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, dan menjaga jarak aman guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal.
Reporter: Agris
