Wordpers.id, Kota Bengkulu – Terkait informasi simpang siur penyebab tewasnya pemuda Tengah Padang dalam insiden penangkapan kasus Narkoba di TKP Pagar Dewa, Kota Bengkulu selasa tadi malam, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S.Sos. MH meluruskan sesuai dengan kejadian di lapangan.
Korban diduga terkena rekoset (peluru nyasar) proyektil yang dilepaskan personil dit resnarkoba Polda Bengkulu pada saat petugas sedang melakukan penangkapan terhadap tersangka kasus narkoba. Pada saat ingin ditangkap, tersangka lari kemudian diberi tembakan peringatan. Namun tidak digubris petugas kemudian menembak kearah ban kendaraan bermaksud menghentikan kendaraan.
“tetapi peluru mengenai benda keras sehingga melenting, jadi arahnya tidak dapat diperkirakan”, jelasnya saat di Konfirmasi Rabu, (06/05/2020) di Press Room Polda Bengkulu.
Ketika ditanya status korban pada saat kejadian, Kabid Humas Polda Bengkulu menjelaskan Korban bukanlah pelaku, namun ada di TKP pada saat itu. Kendati keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Bengkulu, Polda Bengkulu secara profesional akan memproses secara internal dan mengaudit apakah penggunaan senjata sudah sesuai SOP.
“Propam akan memproses baik itu ada laporan atau tidak”, tegasnya.
Sumber : tribratanewsbengkulu