Waspada, Berikut Daerah Termasuk Siaga Banjir Mulai Hari Ini

0
Ilustrasi Hujan Lebat Foto/Dok Net
Ilustrasi Hujan Lebat Foto/Dok Net

Word Pers Indonesia – Badan Mitiorologi Klimatologi dan Gio Fisika (BMKG) Bengkulu mengeluarkan peringatan dini potensi curah hujan untuk tiga hari kedepan.

Adanya curah hujan ini, daerah diminta waspada menghadapi potensi bencana hidromoterologi, seperti banjir dan tanah longsor.

“Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dll, akibat hujan lebat atau hujan dengan durasi yang lama,,” kata Kasi data dan informasi BMKG Bengkulu, Anang Anwar, Kamis (10/11).

BMKG Bengkulu memprediksi potensi cura hujan dengan imtensitas lebat hingga sedang disebabkan adanya pusat tekanan rendah di samudera hindia barat Bengkulu dan utara Sumatera yang menyebabkan adanya belokan angin dan perlambatan angin melewati wilayah Bengkulu.

Serta adanya suplai uap air dari Samudera Hindia ke wilayah Sumatera bagian barat yang signifikan.

Kemudian adanya kelembapan udara yang cukup basah dari lapisan bawah hingga atas, dan juga adanya labilitas udara yang cukup kuat di atmosfer Bengkulu, sehingga dapat menyebabkan adanya potensi pembentukan awan hujan di wilayah Bengkulu.

“Potensi hujan disebagian wilayah Bengkulu,” katanya. Anang juga menyembut, sampai akhir bulan ini potensi hujan masih ada.

Karena untuk wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan, “kalau untuk Bengkulu sendiri di bulan November hujan masih dalam intensitas menengah hingga lebat-sangat lebat,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, maka perlu diwaspadai potensi Banjir pada tanggal 12 November 2022 hingga beberapa hai kedepan, di wilayah sbb:

Status SIAGA BANJIR

1. Bengkulu: Bengkulu Selatan, Seluma, Mukomuko
2. Sumatera Barat: Pesisir Selatan, Pasaman Barat
3. Jambi: Kerinci, Sungai penuh
4. Jawa Barat: Bogor, Cianjur, Bandung, Garut
5. Jawa Tengah: Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Pekalongan, Brebes
6. Jawa Timur: Blitar, Malang
7. Aceh: Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Gayo Lues,Aceh Tenggara
8. Sumatera Utara: Humbang Hasundutan, Samosir

Daerah tersebut merupakan 10 besar daerah dengan tingkat historikal banjir tertinggi berdasarkan DIBI (Data Informasi Bencana Indonesia). Rincian daerah berpotensi banjir dengan status siaga hingga ke level kecamatan pada provinsi diatas dan provinsi lainnya selengkapnya dapat dilihat pada: https://bit.ly/DiseminasiPD_Siaga_12November2022

Bagi Pemerintah Daerah untuk dapat diambil langkah langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan:

1. Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi risiko (wilayah genangan);
2. Melakukan koordinasi dengan stakeholder dalam mobilisasi tim siaga bencana dan sumberdaya;
3. Menyiapkan tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan;
4. Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan;
5. Membantu evakuasi kelompok rentan.

Bagi Masyarakat untuk dapat diambil langkah langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan:

1. Menyiagakan tim siaga bencana
(Memantau kondisi terkini lapangan, Koordinasi dengan aparatur Desa, menyiapkan evakuasi);
2. Menyelamatkan barang penting ke tempat aman;
3. Membatasi aktivitas di luar rumah;
4. Jika berada diluar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air/ gorong-gorong;
5. Menyiapkan tas siaga (makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga dll);
6. Melakukan evakuasi kelompok rentan;
7. Tetap melakukan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun).

Diseminasi informasi peringatan dini potensi bencana harian, bulanan serta lainnya dapat diakses pada situs web Peringatan Dini BNPB melalui tautan: https://web.bnpb.go.id/peringatandini/. (Red/BmKG)