Tulungagung , Word Pers Indonesia – Menjelang datangnya Bulan Suro, Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung menggelar kegiatan bertajuk “Jagong Menjelang Suro: Dialog Elemen Masyarakat untuk Merawat Kerukunan dan Kondusivitas Daerah”. Kegiatan ini berlangsung di Plumpung Garden Kedung Dowo, Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, pada Jumat (5/6/2026) malam.
Acara yang dihadiri sekitar 100 peserta ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum terbuka untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Peserta terdiri dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan berbagai perguruan pencak silat di wilayah Tulungagung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabagops Polres Tulungagung Kompol Maga Fidri Isdiawan, S.H., M.Si., Kasat Intelkam Polres Tulungagung AKP Nova Ardillah, S.H., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulungagung Agus Prijanto Utomo, S.E., jajaran kepolisian sektor, Ketua Paguyuban Pencak Silat Kabupaten Tulungagung, serta para tokoh agama dan pimpinan perguruan silat.
Dalam sambutannya, Kompol Maga Fidri Isdiawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tulungagung. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan demi terciptanya suasana yang aman dan damai.
“Mari kita terus guyub rukun, menjaga persatuan, dan menciptakan suasana yang aman, ayem, serta tenteram. Harapan kita bersama, tidak ada lagi konflik yang melibatkan perguruan silat di Kabupaten Tulungagung,” ujar Kompol Maga.
Sementara itu, AKP Nova Ardillah mengungkapkan bahwa berdasarkan evaluasi situasi kamtibmas sepanjang tahun 2025 hingga 2026, Kabupaten Tulungagung masih dalam kondisi yang relatif kondusif tanpa kejadian menonjol. Namun demikian, menjelang Bulan Suro yang kerap menjadi momentum rawan gesekan, pihaknya tetap mengimbau adanya kewaspadaan bersama.
“Diperlukan komitmen bersama dari seluruh perguruan silat dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya, serta senantiasa mengedepankan sikap saling menghormati demi menjaga persaudaraan,” tegasnya.
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Kepala Kesbangpol Agus Prijanto Utomo menegaskan bahwa Kabupaten Tulungagung memiliki modal sosial yang kuat berupa masyarakat religius, budaya gotong royong, serta keberagaman organisasi kemasyarakatan yang hidup harmonis. Ia mengajak seluruh elemen, khususnya perguruan silat, untuk menjaga nilai-nilai tersebut dalam menyambut Bulan Suro.
“Mari kita jaga nilai luhur Bulan Suro dengan bersikap santun, tertib, dan menghindari segala tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini, ditegaskan pula adanya kesepakatan bersama antara Polres Tulungagung, paguyuban, dan para ketua perguruan silat untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pembinaan terhadap anggota masing-masing agar menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi, serta menjauhi potensi konflik antarperguruan.
Kasi Humas Polres Tulungagung, IPTU Nanang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang efektif.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang efektif untuk mempererat silaturahmi dan menjaga keamanan selama Bulan Suro,” ujarnya.
Reporter: Agris
Editor: Anasril





























