Mukomuko, Word Pers Indonesia – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus melakukan proses verifikasi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk program bedah rumah tahun ini. Program tersebut menargetkan 200 unit rumah sebagai penerima bantuan.
Namun hingga saat ini, berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang telah dilakukan tim Dinas Perkim, baru 191 unit rumah yang dinyatakan memenuhi kriteria sebagai penerima program tersebut.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Mukomuko, Suryanto, MSi, menegaskan bahwa proses pendataan masih terus berjalan dan pemerintah daerah berkomitmen memastikan program tersebut benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Data penerima program bedah rumah saat ini masih terus kami verifikasi. Dari hasil pendataan sementara, ada 191 rumah yang dinilai memenuhi kriteria. Sisanya masih akan kami lengkapi melalui proses verifikasi lanjutan,” ujar Suryanto.
Di tengah proses pendataan tersebut, muncul sorotan dari masyarakat terkait adanya rumah warga yang dinilai layak menerima bantuan namun belum masuk dalam daftar verifikasi. Salah satunya rumah warga di wilayah Kecamatan Kota Mukomuko, tidak jauh dari kantor DPRD Mukomuko dan dekat dengan SD IT Al Hafizh.
Sejumlah warga meminta Dinas Perkim kembali turun ke lapangan untuk memastikan kondisi rumah tersebut agar tidak terjadi kesalahan dalam pendataan penerima bantuan.
Selain itu, aspirasi juga datang dari warga Desa Sumber Makmur SP 8 menuju Lubuk Pinang yang mengaku belum pernah menerima bantuan pemerintah meskipun berada dalam kondisi ekonomi sulit.
“Saya seorang janda berusia 58 tahun dan belum pernah mendapatkan bantuan. Saya berharap pemerintah dapat memperhatikan warga miskin dan lansia agar bisa mendapatkan bantuan yang layak,” ungkap warga tersebut dalam keterangannya kepada media.
Menanggapi berbagai masukan masyarakat tersebut, Kepala Dinas Perkim Mukomuko Suryanto menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap membuka ruang evaluasi terhadap data yang ada.
Ia menekankan bahwa seluruh proses pendataan masih dalam tahap penyempurnaan dan akan dilakukan verifikasi ulang agar program bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
“Kami ingin meluruskan bahwa seluruh data masih dalam proses. Pemerintah daerah sedang berupaya memastikan semuanya tepat sasaran,” jelas Suryanto.
Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan survei lapangan secara bersama-sama guna memastikan kelayakan calon penerima bantuan.
“Untuk saat ini masih dalam suasana bulan Ramadan. Setelah Lebaran nanti, sembari menunggu arahan dari pemerintah pusat, kami bersama tim akan kembali turun ke lapangan untuk melakukan survei ulang,” katanya.
Setelah proses verifikasi ulang tersebut selesai dilakukan, Dinas Perkim akan memperbarui data penerima dan menyesuaikan alokasi program bedah rumah sesuai kuota yang telah ditetapkan.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Setelah survei ulang dilakukan, data akan kami perbarui dan bantuan akan mulai dialokasikan sesuai hasil verifikasi, dan Untuk program selanjutnya, saya minta kepada pihak desa untuk menyerahkan data data warganya yang memang rumahnya tidak layak huni.” tutup Suryanto.
Program bedah rumah ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah serta mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Mukomuko.(Adv)
Reporter: Bambang.s
Editor: Redaksi
