Oknum BPD dan Perangkat Desa Durian Seginim Diduga Lakukan Pemotongan BLT

Bengkulu Selatan, wordpers.id – Beberapa warga Desa Durian Seginim mememui awak media untuk menyampaikan keluhan bahwa diduga adanya pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diterima mereka. Senin 27 juli 2020 di Sekertariat bersama (Sekber) Media.

Salah satu warga, Sebut Rizal mengatakan bahwa penyaluran BLT pada hari kamis 23 juli 2020 yang lalu bertempat di rumah salah satu warga bernama sarnubi dilakukan pemotongan hingga 50%.

“Kan jelas, berdasarkan hasil musyawarah beberapa waktu yang lalu bahwa mereka menerima uang bantuan langsung tunai (BLT) covid-19 sebesar Rp 1.800.000 untuk 3 bulan, tapi ternyata hanya menerima Rp 900 ribu untuk 3 bulan,” Kata Rizal.

Rizal menambahkan, Pemotongan tersebut tanpa melalui musyawarah dan mereka sangat keberatan dengan adanya keputusan sepihak dari pihak Pemerintah Desa tersebut.

Ketika awak media mengkonfirmasi hal ini ke Pjs kades Durian seginim beliau mengatakan “saya no coment” untuk masalah BLT ungkapnya.

Karena kurang puas terhadap pernyataan Pjs Kades tersebut, awak media langsung mendatangai kantor Camat Seginim guna lakukan konfirmasi.

Seketika Sampai, Mahdahlen Spd selaku Camat beliau menanggapi jika terjadi penyimpangan terhadap penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari aturan, maka itu tidak dibenarkan.

“Dari sosialisasi Musyawarah Desa (Musdessus) sudah kita smpaikan, Pemerintah Desa (pemdes) harus Profesional, ikuti aturan yang ada, jangan coba coba kongkalingkong,” ungkap Bu camat.

Usai koordinasi, selanjutkan akan diserahkan ke pihak yang berwajib dan akan terus dipantau perkembangan masalah ini. (Ali)