Surabaya, wordpers.id – Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Surabaya seperti tidak lelah untuk terus berprestasi. Tahun 2019, tidak kurang ada 86 prestasi yang ditorehkan mereka.
Selain satu prestasi tingkat Internasional, ada 22 prestasi tingkat nasional, 34 prestasi tingkat provinsi, dan 29 prestasi tingkat Kabupaten/Kota. Kepala MAN Kota Surabaya Fathorrakhman mengatakan bahwa capaian ini tidak terlepas dari proses pembinaan siswa berbasis asrama yang dilakukan secara intensif.
“Alhamdulillah, setelah berdiri asrama siswa yang dibangun dengan biaya SBSN, kami bisa intensifkan program pembinaan. Hasilnya, sejak 2019 Prestasi yang diperoleh MAN Kota Surabaya terus meningkat,” jelas Kepala MAN Kota Surabaya Fathorrakhman, di Surabaya, Selasa (22/12).
Menurutnya, sejumlah prestasi siswa MAN Kota Surabaya antara lain ditorehkan dalam bidang robotika. Tahun 2019, siswa MAN Kota Surabaya menyabet Juara 1 Nasional Lomba Robot Amphibi pada ajang ITS Expo. Masih di tahun yang sama, Tim Robotik MAN Kota Surabaya juga meraih dua gelar juara Nasional sekaligus dalam satu ajang kompetisi, yaitu: Juara 1 dan 2 Nasional Lomba Karya Tehnologi Robotik UNESA.
“Selain robotik, MAN Kota Surabaya juga meraih Juara 2 Nasional LKTI Educarris (Education Carriage Season) yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA,” tuturnya.
Selain bidang akademik, MAN Kota Surabaya memang mengintensifkan pembinaan di bidang non akademik, antara lain Robotika. “Tim Robotika MAN Kota Surabaya juga juara Juara 3 Lomba Madrasah Robotics Competition yang diadakan Direktorat KSKK Kemenag RI di Grand City Surabaya,” ujarnya.
Fathorrakhman menambahkan, banyak alumni MAN Kota Surabaya yang diterima di berbagai perguruan tinggi favorit. Tidak sedikit siswanya yang diterima di Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), Intitut Teknologi 10 November (ITS), Universitas Brawijaya Malang (Unibraw), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). “Banyak juga yang diterima di UIN Maliki Malang, UIN Sunan Ampel, UIN Kalijaga Jogjakarta, termasuk juga di Akademi Kepolisian, Akademi Angkatan Darat dan Angkatan Laut,” jelasnya.
“Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan Kemenkeu, Bappenas, serta Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam penyiapan sarana prasarana melalui SBSN. Hal ini memudahkan kami untuk menjadikan madrasah hebat bermartabat,” tandasnya.