Pemkot Bengkulu Gandeng BI dan Bank Bengkulu Tata Ulang Kawasan Pantai Panjang

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu terus mempercepat penataan kawasan wisata Pantai Panjang, khususnya area seberang Hotel Raffles atau Merah Putih, guna meningkatkan estetika kawasan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM.

Ketua Tim Penataan Pantai Panjang Sehmi Alnur mengatakan penataan difokuskan pada pembangunan gazebo dan pengaturan ulang lapak pedagang melalui dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia, Bank Bengkulu, dan Dinas PUPR Kota Bengkulu.

“Nah, di sini pantai ini kan selama ini full pondok-pondok. Sekarang kita penataan, kita bawa CSR untuk membangun gazebo,” ujar Sehmi.

Bank Bengkulu disebut telah menyelesaikan survei lapangan dan pembangunan fisik akan segera dimulai dalam waktu dekat.

Penataan dilakukan dengan pengaturan ruang yang lebih terstruktur di sekitar jogging track, termasuk penyesuaian pada area yang memiliki kontur tanah miring untuk menjaga keamanan kawasan.

Pemerintah menyiapkan slot lapak berukuran 5 x 10 meter bagi pedagang, dengan total 10 lokasi yang disiapkan untuk mendukung pembentukan kelompok usaha.

Pedagang yang telah berjualan di kawasan tersebut dipastikan tetap dapat beroperasi, namun area dapur dan tempat memasak akan ditata lebih rapi agar kebersihan dan pemandangan pantai tetap terjaga.

“Yang saung ini tetap boleh berjualan di sini. Tetapi tempat masaknya akan diatur berbaris,” jelas Sehmi.

Pemkot menegaskan pembangunan lapak dilakukan secara swadaya oleh pedagang, namun desain bangunan wajib mengikuti standar pemerintah daerah.

Kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku UMKM ini diharapkan mampu menjadikan Pantai Panjang sebagai kawasan wisata yang lebih tertata, nyaman, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

BACA JUGA:  Reses Sudisman dan Vinna Ledy, Siap Kawal Aspirasi Masyarakat dan Dukung Organisasi Kepemudaan

Posting Terkait

Jangan Lewatkan