Satu Dekade Railfans Kota Marmer +85: Dari Sekadar Hobi Menjadi Keluarga Pelestari Kereta Api

Tulungagung, Word Pers Indonesia – Semangat kecintaan terhadap dunia perkeretaapian di wilayah Tulungagung terus tumbuh solid. Komunitas Railfans Kota Marmer +85 (RKM +85) kini merayakan perjalanan panjangnya yang ke-10 tahun. Mengusung slogan “Lebih dari Sekadar Komunitas, Kami Adalah Keluarga”, komunitas ini telah bertransformasi dari sekelompok kecil penghobi menjadi mitra strategis PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Komunitas Railfans Kota Marmer +85 yang saat ini dipimpin oleh Theopillus Nathanael Kuncoro (sejak 2020) dan beranggotakan 93 orang dengan rentang usia 14 hingga 40 tahun.

Perjalanan satu dekade komunitas sebagai wadah pemersatu dan pelestari kereta api di Tulungagung.

Berbasis di Sekretariat Dusun Ringinsari RT 02/RW 02, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Didirikan secara cikal bakal sejak 2014, berganti nama menjadi RKM +85 pada 21 Juni 2016, dan diakui resmi oleh PT KAI pada 2018.

Didirikan untuk mempersatukan penggemar kereta api, menjalin komunikasi dengan PT KAI dan masyarakat, serta mengedukasi aspek keselamatan perkeretaapian.

Berawal dari kegiatan hunting (memotret) kereta api yang kemudian diformalkan menjadi organisasi dengan kegiatan rutin seperti Posko Lebaran/Nataru dan sosialisasi keselamatan.

Kronologi dan Transformasi

Salah satu anggota senior, Wahyu Prasetiyo Suci, mengisahkan bahwa komunitas ini lahir dari kegemaran berkumpul para pencinta kereta api di wilayah Kota dan Ngunut. Pada tahun 2014, dua tokoh perintis, Prastu Heri Wibowo dan Abdul Rosyid Mubarok, mendirikan wadah awal bernama Railfans Guyub Rukun Tulungagung.

“Awalnya hanya kelompok kecil. Namun seiring bertambahnya anggota, pada momen buka bersama di Stasiun Ngujang tahun 2016, tercetuslah nama Railfans Kota Marmer +85,” ujar Wahyu. Eksistensi mereka semakin diperkuat dengan pengakuan resmi dari PT KAI pada tahun 2018.

BACA JUGA:  Maryoto Bhirowo, Rakercabsus Menyatukan Langkah Pemenangan Pilkada Tulungagung 2024

Kontribusi Nyata bagi Masyarakat

Di bawah kepemimpinan Theopillus Nathanael Kuncoro, RKM +85 tidak hanya sekadar berkumpul. Komunitas ini aktif menjalankan aksi kemanusiaan dan edukasi, di antaranya:

1.Posko Bantuan Informasi: Membantu kelancaran arus mudik dan balik di Stasiun Tulungagung saat masa angkutan Lebaran serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).

2.Sosialisasi Keselamatan: Melakukan edukasi di perlintasan sebidang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya menerobos palang pintu kereta api.

Dengan jumlah anggota yang kini mencapai 93 orang, RKM +85 membuktikan bahwa hobi dapat diarahkan menjadi kegiatan positif yang bermanfaat bagi keselamatan publik dan kemajuan transportasi massal di Indonesia.

“Kami bukan hanya sekadar berkumpul untuk melihat kereta, tapi kami berkomitmen menjadi jembatan informasi antara PT KAI dan masyarakat luas,” tutup narasi semangat komunitas tersebut.

Reporter: agris

Editor: Anasril

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

News Feed