Mukomuko, WOrd Pers Indonesia – Ajang Grand Final Pemilihan Bujang Gadih Kabupaten Mukomuko 2026 berlangsung meriah di Balai Daerah Mukomuko, Kamis malam (16/7/2026). Acara yang menjadi puncak seleksi duta pariwisata dan budaya ini berhasil melahirkan generasi muda terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Mukomuko di tingkat provinsi hingga nasional.
Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari penilaian wawasan, kepribadian, kemampuan komunikasi, hingga pemahaman tentang budaya daerah, Alghazali dari Kecamatan Teras Terunjam berhasil dinobatkan sebagai Bujang Mukomuko 2026. Sementara gelar Gadih Mukomuko 2026 diraih Dea Gracia Cahya yang berasal dari Desa Air Dikit.
Keduanya dinilai memiliki kemampuan public speaking yang baik, wawasan luas mengenai budaya dan pariwisata, serta dinilai mampu menjadi representasi generasi muda Mukomuko.
Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, yang hadir langsung pada malam puncak grand final memberikan apresiasi atas kualitas para finalis yang tampil.
“Malam ini kita menyaksikan anak-anak muda Mukomuko menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka mampu berbicara dengan percaya diri, memperkenalkan budaya daerah, serta mengenakan busana adat dengan penuh kebanggaan. Ini menjadi bukti bahwa generasi muda kita memiliki potensi besar untuk membawa nama Mukomuko lebih dikenal,” ujar Choirul Huda.
Menurut Bupati, ajang Bujang Gadih bukan sekadar kompetisi penampilan, melainkan ruang pembinaan karakter sekaligus sarana melahirkan duta daerah yang mampu mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Kabupaten Mukomuko.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mukomuko, Ujang Selamat, mengatakan sebanyak 15 pasang finalis yang tampil merupakan hasil seleksi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mukomuko.
“Seluruh finalis merupakan putra-putri terbaik Mukomuko. Kami berharap mereka terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, dan menjadi agen perubahan yang mampu memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas,” kata Ujang Selamat.
Ia menegaskan, para pemenang akan mengemban tugas sebagai Duta Pariwisata dan Budaya Kabupaten Mukomuko 2026 dengan misi mempromosikan destinasi wisata, produk UMKM, serta kekayaan budaya lokal.
“Bujang Gadih bukan hanya sebuah gelar, tetapi amanah untuk menjadi wajah pariwisata, pelestari budaya, sekaligus inspirasi bagi generasi muda Mukomuko,” tambahnya.
Daftar Pemenang Bujang Gadih Mukomuko 2026
Juara Utama
Bujang Mukomuko 2026: Alghazali (Kecamatan Teras Terunjam)
Gadih Mukomuko 2026: Dea Gracia Cahya (Desa Air Dikit)
Wakil I
Agung (Kecamatan XIV Koto)
Suci Susanti (Kecamatan Selagan Raya)
Wakil II
Fadhlan Muhammad (Kecamatan V Koto)
Winda Ulandari (Kota Mukomuko)
Kategori Khusus
Bujang Pariwisata: Ramdhani (Penarik)
Gadih Pariwisata: Irma Febriani (Penarik II)
Bujang Budaya: Levi Andrean (Kota Mukomuko)
Gadih Budaya: Bela Dinia (Penarik I)
Gadih Kreatif: Felycia (Mukomuko II)
Gadih Intelejensia: Panisa (Selagan Raya II)
Gadih Berbakat: Riana Sintia (Lubuk Pinang)
Gadih Favorit: Claudia (Air Dikit II)
Gadih Persahabatan: Diana (Air Manjunto)
Malam grand final berlangsung semarak dengan penampilan para finalis yang mengenakan busana adat khas Mukomuko, menampilkan bakat, serta memaparkan gagasan mengenai pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian budaya daerah.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap para Bujang Gadih terpilih mampu menjadi duta yang aktif memperkenalkan berbagai destinasi wisata, seni budaya, hingga produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga identitas dan kearifan lokal.
Reporter: Bambang
Editor: Anasril
