“10 Tahun Warga Menangis Minta Jembatan, Bupati Teddy Rahman Turun Tangan: “Janji Saya Lunas!
Seluma, Word Pers Indonesia – Satu dekade jadi mimpi, kini jadi nyata. Jembatan gantung Desa Simpang akhirnya dibangun. Sosok di balik terwujudnya: Bupati Seluma Teddy Rahman.
Peletakan titik nol, Selasa 5/5/2026, jadi hari bersejarah bagi warga Desa Simpang, Kabupaten Seluma. Bupati Teddy didampingi Sekda, Kapolres, camat, kades, dan warga rame-rame saksikan awal pembangunan jembatan penghubung ke Kelurahan Selebar.
Teddy Rahman Buktikan “Bupati Kerja, Bukan Omon-omon”Jembatan ini bukan proyek biasa. Sudah 10 tahun warga Simpang terisolir. Anak sekolah harus memutar lewat Selingsingan, pedagang kejebak banjir, orang sakit susah ke puskesmas.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Setelah 10 tahun lamanya, akhirnya pembangunan dapat terlaksana. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Seluma, terutama Bupati,” kata Kades Simpang Rezon dengan mata berkaca-kaca.
Bupati Teddy yang getol lobi ke pusat akhirnya berbuah manis. Usulan sejak 2025 tembus ke Kementerian PU. Rp3,5 miliar digelontorkan pusat untuk jembatan gantung panjang 42 meter, lebar 1,5 meter.
“Alhamdulillah, setelah melalui berbagai tahapan, usulan ini akhirnya disetujui pemerintah pusat, sehingga pembangunan jembatan penghubung Desa Simpang dapat direalisasikan,” ujar Teddy Rahman.
Dikebut 7 Bulan, Pangkas Jarak 5 Km tentunya Jembatan ini nyawa baru buat warga. Jarak tempuh dipangkas jadi 5 km. Gak perlu lagi muter kalau sungai meluap. Akses langsung nyambung ke jalan lintas nasional di Selebar.
“Akses juga akan lebih dekat karena jembatan ini langsung terhubung ke jalan lintas nasional di Kelurahan Selebar,” kata Rezon.
Kepala Seksi Preservasi Jalan BPJN Bengkulu Ivan Marsidano akui peran sentral Bupati Teddy.
“Proyek tersebut terwujud berkat dorongan dari Pemerintah Kabupaten Seluma. Bupati secara aktif mengusulkan pembangunan jembatan ke Kementerian Pekerjaan Umum hingga akhirnya mendapat persetujuan,” ujarnya.
CV Ataya Adiba Group ditunjuk garap proyek 210 hari. Setelah titik nol, alat berat langsung kerja.
Bukti Komitmen, Satu Jembatan Beres, Proyek Lain Antre Teddy Rahman tegaskan ini baru awal. “Semuanya sudah kami susun dan usulkan. Tinggal menunggu mana yang disetujui untuk dibangun. Secara bertahap usulan tersebut mulai direalisasikan, salah satunya jembatan Simpang ini,” katanya.
10 tahun penantian berakhir di tangan Teddy Rahman. Warga Simpang kini bisa bilang: “Punya bupati yang gerak cepat, bukan cuma janji manis.”
Reporter: Den
Editor: ANasril






























