Bukan Cuma Sembuhkan Penyakit, RS Harus Jaga Martabat: Kemenkumham Gandeng RSMY Soal HAM di Layanan Kesehatan

Bengkulu, Word Pers Indonesia Rumah sakit gak cukup cuma nyembuhin. Pasien juga berhak dilayani dengan bermartabat. Itu pesan utama Kakanwil Kemenkumham Sumsel Wilker Bengkulu saat audiensi ke RSUD dr. M. Yunus, Rabu 6/5/2026.

Kepala Kanwil Hendry Marulitua datang langsung ke kantor Direktur RSMY dr. Hery Kurniawan pukul 11.00 WIB. Bukan basa-basi. Mereka bahas serius gimana caranya layanan kesehatan di rumah sakit rujukan tertinggi Bengkulu itu patuh HAM.

“Rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan medis, tetapi juga sebagai ruang pemenuhan martabat kemanusiaan,” tegas Hendry.

HAM Wajib Masuk UGD Sampai Kamar Rawat
Menurut Hendry, prinsip HAM harus nyantol di semua lini. Mulai dari akses masuk RS yang ramah difabel, gak ada diskriminasi ke pasien miskin, kamar rawat yang nyaman, sampai perlakuan petugas yang manusiawi.

“Prinsip-prinsip HAM harus terintegrasi dalam setiap aspek pelayanan kesehatan, mulai dari aksesibilitas, nondiskriminasi, kenyamanan, hingga perlakuan yang bermartabat bagi pasien,” ujarnya.

Direktur RSMY dr. Hery Kurniawan sambut baik. Dia janji benahi layanan, upgrade SDM, dan kuatin sarana.

“Kami komitmen menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” kata Hery.

Apa Saja yang Bakal Dikerjain Bareng?, Tentunya Audiensi ini gak berhenti di foto-foto. Kemenkumham dan RSMY sepakat garap 4 hal:

  1. Pendampingan kriteria layanan publik berbasis HAM di RS
    2. Penguatan perlindungan hak pasien – dari hak dapat info sampai hak menolak tindakan medis
    3. Upgrade kapasitas petugas biar gak jutek dan ngerti HAM
    4. Bikin mekanisme pengaduan responsif – kalau ada pasien diperlakukan gak adil, langsung ditindak

Targetnya, Pasien Datang Berobat, Pulang Bawa Martabat dan RSMY menjadi rumah sakit rujukan Provinsi Bengkulu layani ribuan pasien. Kalau HAM bener-bener jalan di sana, tentunya akan memberikan dampak yag besar.

BACA JUGA:  Mantap Maju Sebagai Calon Bupati Lebong, Romio Parnandes Ambil Formulir di Demokrat

Harapannya, habis ini gak ada lagi cerita pasien BPJS ditelantarin, difabel susah masuk IGD, atau keluarga pasien dibentak petugas. Nilai penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM harus nyata di ranjang rumah sakit.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan