Word Pers Indonesia – Gerhana bulan yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu sekitar pukul 19.00 WIB tadi dimaksimalkan waktunya oleh semua lapisan masyarakat Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan sholat gerhana bulan dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah (MRBI) Provinsi Bengkulu.
Hasil pantauan dan pengamatan awak media malam ini di MRBI, antusias masyarakat Provinsi Bengkulu sangat luar biasa sekali ditandai dengan ramainya semua lapisan masyarakat Provinsi Bengkulu berbondong-bondong datang ke Masjid Raya Baitul Izzah (MRBI) guna menunaikan sholat sunnah gerhana bulan setelah sebelumnya telah usai dilaksanakan sholat fardhu Maghrib secara berjamaah.
Turut serta hadir dalam pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu H. Muhammad Abdu,S.Pd.I.,MM dan Imam sekaligus Khotib pada sholat gerhana bulan ini Ustadz KH. Dr. Mawardi Lubis,MHI dihadiri juga oleh unsur Pengurus Masjid Raya Baitul Izzah (MRBI) meliputi, Kepala Sekretariat MRBI Drs. H. Sarjono, Sekretaris Umum MRBI Provinsi Bengkulu Drs. H. M. Ch. Naseh,M.Ed dan semua jama’ah MRBI Provinsi Bengkulu.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu H. Muhammad Abdu,S.Pd.I.,MM kepada awak media mengatakan, berdasarkan instruksi dan arahan dari Menteri Agama Republik Indonesia bahwa akan terjadi ‘Gerhana Bulan’ diseluruh wilayah Indonesia termasuk Provinsi Bengkulu maka dianjurkan untuk menyegerahkan sholat sunnah gerhana bulan.
“Fenomena seperti Gerhana Bulan ini kan sangat langkah dan jarang terjadi. Oleh karena itu, semua jajaran Kementerian Agama dari Pusat RI (Republik Indonesia) hingga ke seluruh penjuru Nusantara (seluruh wilayah Daerah se-Indonesia) sangat dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah muakkad gerhana bulan ini sebagai wujud rasa syukur kita sebagai hambanya pada sang khalik Allah SWT,” ujar Kakanwil Kemenag, Selasa (8/11).
Sementara itu, salah satu Aktivis Mahasiswa tergabung dalam perahu OKP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Restu Andiyantoro mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi kebijakan dan langkah tepat diambil oleh segenap Pengurus Masjid Raya Baitul Izzah (MRBI) Provinsi Bengkulu dengan menggandeng jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menyegerahkan pelaksanaan sholat sunnah muakkad gerhana bulan untuk di Provinsi Bengkulu ini.
“Ini kebijakan dan langkah tepat serta patut untuk di apresiasi. Benar dikatakan Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu tadi bahwa fenomena seperti Gerhana Bulan ini sangat jarang terjadi alias langkah, oleh karena itu sangat tepat dan bijak jika dilaksanakan sholat sunnah muakkad gerhana bulan ini,” ungkap Restu sapaan akrab Aktivis Mahasiswa ini. (Adt/Red)