Prihatin Jalan Sempit dan Berbahaya, Mantan Anggota DPRD Mukomuko Suntoko Turun Tangan Pakai Dana Pribadi

MUKOMUKO, WORDPERS.ID – Tak ingin terus melihat warga menghadapi risiko saat melintasi jalan sempit di tanjakan dan tikungan, mantan anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, Suntoko, mengambil langkah nyata. Ia mengerahkan dana pribadi untuk membantu pembenahan akses jalan di perbatasan Desa Suka Maju dan Desa Maju Makmur, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko.

Selama bertahun-tahun, ruas jalan tersebut menjadi perhatian warga. Meski sebelumnya telah dibangun menggunakan rabat beton melalui anggaran Dana Desa, lebar badan jalan dinilai belum memadai, terutama ketika kendaraan berpapasan di jalur menanjak dan menurun.

Kondisi semakin berisiko karena sisi kiri dan kanan jalan berbatasan dengan saluran air yang cukup dalam serta tebing. Pengendara kerap harus memperlambat kendaraan, bahkan salah satu di antaranya terpaksa mengalah demi menghindari risiko terperosok ke dalam siring.

Keprihatinan terhadap kondisi itulah yang mendorong Suntoko, yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Desa Maju Makmur dan pengusaha Galian C Bima Putra, mengambil inisiatif membantu perbaikan secara mandiri.

Sempat Berkoordinasi dengan Dinas, Suntoko Memilih Bergerak

Suntoko mengatakan, kondisi jalan tersebut bukan persoalan baru baginya. Sebagai orang yang setiap hari melintasi jalur itu, ia mengaku prihatin melihat akses yang dinilai belum cukup aman bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan, sebelum memutuskan bergerak menggunakan dana pribadi, dirinya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengupayakan bantuan melalui anggaran pemeliharaan.

Namun, karena belum memperoleh kepastian yang diharapkan, ia akhirnya memutuskan memulai pekerjaan dengan menyiapkan material dan tenaga kerja.

“Iya, Mas, kita kan tiap hari melewati jalan tersebut dan prihatin atas kondisi jalan tersebut. Saya juga sudah koordinasi dengan pihak dinas terkait dan meminta bantuan melalui anggaran perawatan untuk nambah-nambah beli semen. Tapi jawaban yang saya terima masih ngambang. Ya sudah, akhirnya saya bergerak sendiri. Material batu dan pasir serta semen saya kondisikan dan tenaga tukang saya siapkan dan langsung dikerjakan,” ujar Suntoko.

Menurutnya, pekerjaan yang sedang berlangsung mencakup pemasangan pelapis tebing dan pembangunan saluran air di sepanjang lokasi yang dinilai membutuhkan penanganan.

“Untuk ukuran panjang lokasi jalan yang sedang kita kerjakan pelapis tebingnya beserta pasangan saluran air itu kisaran 150 meter kiri kanan dan tenaga kerja sudah ada semingguan bekerja dan bisa dilihat hasilnya. Dan Alhamdulillah hari ini dilakukan kerja gotong royong oleh warga masyarakat. Sehingga pekerjaan tersebut biar cepat selesai,” katanya.

Ia menjelaskan, pembenahan tidak berhenti pada pelapis tebing dan saluran air. Suntoko juga merencanakan pengecoran beton pada bahu jalan serta pelebaran gorong-gorong di tikungan bagian bawah.

“Selain pemasangan pelapis tebing dan pasangan saluran air, rencananya untuk bahu jalan akan kami cor beton serta gorong-gorong di tikungan bawah itu akan kita perlebar juga. Supaya badan jalan semakin lebar dan kendaraan juga bisa leluasa saat berpapasan di tikungan dan tanjakan tersebut,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pencegahan DBD: Dinkes Mukomuko Ajak Masyarakat Terlibat Aktif dalam PSN 3M Plus

Pemerintah Desa dan Warga Apresiasi Kepedulian Suntoko

Langkah Suntoko mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Maju Makmur dan masyarakat di sekitar lokasi. Pembenahan jalan tersebut dinilai penting karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga yang setiap hari menggunakan akses itu.

Sekretaris Desa Maju Makmur, Kasno, yang menyampaikan apresiasi atas nama Kepala Desa Heris Triyanto dan pemerintah desa, mengucapkan terima kasih atas bantuan material serta tenaga kerja yang disiapkan Suntoko.

“Atas nama Pemerintah Desa Maju Makmur dan warga, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Suntoko. Beliau adalah sosok tokoh yang peduli, tidak hanya bicara tapi langsung bergerak nyata. Jalan ini sudah lama menjadi keluhan warga karena sempit dan berbahaya, apalagi di tanjakan,” ujar Kasno menyampaikan pesan Kepala Desa Heris Triyanto.

Ia menjelaskan, partisipasi warga melalui gotong royong juga dilakukan untuk mempercepat pekerjaan sekaligus membantu menekan biaya yang harus ditanggung Suntoko.

“Berkat bantuan material dan tenaga pekerja tukang dari beliau secara pribadi, kini jalan pelapis tebing dan siring sudah mulai dikerjakan dan akan diperlebar. Untuk mengurangi kos anggaran dari beliau, maka hari Minggu ini warga masyarakat akan melakukan gotong royong mengerjakan pekerjaan pelapis tebing dan pasangan saluran air tersebut, supaya cepat selesai. Semoga kebaikan Pak Suntoko menjadi amal ibadah dan bisa menjadi contoh serta suri teladan,” lanjutnya.

Warga Berharap Jalan Lebih Aman Dilalui

Apresiasi juga datang dari Sridono, warga Desa Suka Maju. Ia mengaku kondisi jalan di tanjakan dan tikungan tersebut selama ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati ketika berpapasan.

“Kami sebagai warga Desa Suka Maju sangat berterima kasih kepada Pak Suntoko. Akhirnya ada tokoh masyarakat yang selalu peduli. Selama ini kalau berpapasan di tanjakan dan tikungan itu memang agak ngeri dan harus mengalah salah satu, karena takut masuk siring yang dalam,” kata Sridono.

Ia berharap pembangunan pelapis tebing dan saluran beton tersebut dapat dilanjutkan hingga tuntas sehingga akses jalan menjadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Sekarang sudah mulai dibangun pelapis tebingnya dan siring betonnya. Terima kasih Pak Suntoko yang selalu peduli,” ujarnya.

Selain keterlibatannya dalam pembenahan jalan, pihak Galian C Bima Putra disebut turut berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan sosial di Desa Suka Maju dan Desa Maju Makmur, termasuk dukungan kegiatan desa dan kontribusi lainnya.

Langkah gotong royong ini menjadi contoh bagaimana kepedulian masyarakat dapat ikut mendorong perbaikan fasilitas publik. Meski demikian, aspek keselamatan konstruksi, kualitas pekerjaan, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi teknis tetap penting agar hasil pembenahan dapat bertahan lama dan benar-benar memberi manfaat bagi warga.

Reporter: Bambang
Editor: ANasril

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

News Feed