Gak Cuma Urus HAM di Kantor, Kemenkumham Gandeng Sentra Dharma Guna: Lindungi Kelompok Rentan Sampai Tuntas

Bengkulu, Word Pers Indonesia – HAM bukan cuma soal sidang dan laporan. Di Bengkulu, Kemenkumham turun ke Sentra Dharma Guna Kemensos buat pastikan lansia, difabel, dan warga miskin dapet haknya.

Rabu 6/5/2026 pukul 09.00 WIB, Kanwil Kemenkumham Sumsel Wilker Bengkulu audiensi ke Sentra “Dharma Guna” Kementerian Sosial. Diterima langsung Kasubbag TU Septian Saragih.

Misi HAM Harus Nyampe ke Panti Rehabilitasi. Kakanwil Hendry Marulitua gak mau HAM cuma wacana. Dia ajak Sentra Dharma Guna kolaborasi nyata: lindungi hak kelompok rentan yang jadi binaan Kemensos.

Pembahasan fokus ke 3 hal:

Pelayanan publik berbasis HAM di panti sosial

Perlindungan kelompok rentan – difabel, lansia terlantar, korban kekerasan

Sinergi program pemberdayaan biar gak tumpang tindih

“Sentra Dharma Guna sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Sosial dinilai memiliki peran strategis dalam rehabilitasi sosial dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada prinsip-prinsip HAM,” kata Hendry.

Kepala Subbagian Tata Usaha Sentra “Dharma Guna”, Septian Saragih menyambut baik. Sentra yang ngurus Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial alias PPKS itu janji buka ruang koordinasi seluas-luasnya.

“Sentra Dharma Guna komitmen untuk terus membuka ruang koordinasi serta mendukung kolaborasi program, khususnya dalam pemenuhan hak-hak masyarakat bagi PPKS dan kelompok rentan lainnya,” ujar Septian.

Kenapa Ini Penting? Karena pelanggaran HAM paling sering kejadian ke yang lemah: lansia ditelantarin, difabel gak dapet akses, anak jalanan dirazia tanpa pembinaan. Kalau Kemenkumham dan Kemensos gak kompak, yang rugi rakyat kecil.

Targetnya: pelayanan di Sentra Dharma Guna gak cuma kasih makan dan tempat tidur. Tapi juga jamin hak dapat identitas, hak pendidikan, hak diperlakukan bermartabat.

Kolaborasi ini jadi kepingan penting pas Bengkulu lagi kebut bentuk Kanwil HAM sendiri. Biar nanti kantornya ada, jaringannya juga udah kebangun.

BACA JUGA:  Update Covid-19 Provinsi Bengkulu, Tambahan 2 Reaktif

Reporter: Ayudia
Editor: ANasril

Posting Terkait

Jangan Lewatkan