Terungkap di Persidangan, PT RSM Inisiasi Kerja Sama dengan PT IBP Tahun 2022

Bengkulu– Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi pertambangan yang melibatkan PT Ratu Samban Mining (RSM) kembali mengungkap fakta baru. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Bengkulu, terungkap bahwa pihak perusahaan tambang tersebut yang terlebih dahulu menginisiasi kerja sama dengan PT IBP milik Bebby Hussy pada tahun 2022.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Achamadsyah Ade Mury itu menghadirkan sejumlah saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Para saksi berasal dari unsur karyawan perusahaan serta keluarga pihak terkait.

Salah satu saksi, Jenser, menyampaikan bahwa pada suatu malam di tahun 2022, ayahnya dihubungi oleh pemilik perusahaan tambang untuk datang ke rumah. Pertemuan tersebut kemudian dihadiri rombongan perusahaan yang menyampaikan ajakan kerja sama.

Keterangan itu diperkuat oleh kuasa hukum, Rivai Kusumanegara, yang menyebutkan bahwa pertemuan tersebut merupakan inisiatif dari pihak perusahaan tambang. Dalam pertemuan itu, turut hadir keluarga dari salah satu pemilik perusahaan untuk membahas peluang kolaborasi usaha.

Saksi lainnya, Hesti, mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut akhirnya dihentikan pada tahun 2024. Alasannya, kegiatan usaha dinilai tidak memberikan keuntungan secara ekonomi.

“Lebih besar pengeluaran daripada pemasukan,” ujar saksi dalam persidangan.

Dari rangkaian keterangan di persidangan, terungkap bahwa pihak perusahaan tambang berperan aktif mengajak kerja sama sejak awal. Namun setelah berjalan kurang lebih dua tahun, pihak pengusaha memutuskan menghentikan kemitraan karena pertimbangan bisnis.

Majelis hakim menyatakan akan terus mendalami keterangan para saksi guna mengungkap secara utuh konstruksi perkara. Persidangan dijadwalkan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif sesuai proses hukum yang berlaku. (Mahmud)

BACA JUGA:  TNKB Misterius, Perusahaan Fiktif! Kasus Truk Tangki di Tulungagung Mengarah ke Skandal Besar
banner 2000x647

Jangan Lewatkan