BENGKULU UTARA, WORDPERS.ID – Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, S.IP., menghadiri rapat koordinasi tingkat pimpinan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Jumat (2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara tersebut dipimpin Bupati Arie Septia Adinata, S.E., M.AP., dan dihadiri perwakilan pemerintah daerah, Bank Indonesia, Forkopimda, serta sejumlah OPD terkait.
Rapat membahas strategi menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mempercepat penerapan transaksi digital dalam pemerintahan.
Parmin menegaskan, pengendalian inflasi membutuhkan koordinasi lintas sektor, terutama untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan daya beli masyarakat.
Ia juga menyambut baik kerja sama pasokan pangan antara Bengkulu Utara dengan Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, dan Rejang Lebong. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok dan membantu menjaga kestabilan harga.
Selain itu, Parmin mendorong digitalisasi pemerintahan agar pelayanan publik semakin efektif, efisien, dan transparan.
Menurutnya, setiap kesepakatan dalam rapat koordinasi perlu ditindaklanjuti dengan program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Melalui sinergi DPRD, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, upaya pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Bengkulu Utara.(Adv)
Reporter: Nero
Editor: Red




























