Ramai Isu Organisasi Domino Ganda, PB PORDI Buka Suara Lewat Rapat Pleno

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) angkat bicara menanggapi ramainya isu kemunculan organisasi domino lain di Indonesia. Sikap resmi tersebut disampaikan melalui Rapat Pleno PB PORDI yang digelar di Kantor Sekretariat PB PORDI, Jalan Percetakan Negara Nomor 158, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (12/1/2026).

PB PORDI menyatakan menyambut positif tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino. Sejak enam tahun terakhir, PB PORDI konsisten memperkenalkan domino sebagai olahraga prestasi, bukan sekadar permainan rekreasi.

Dalam perjalanannya, PB PORDI aktif menginisiasi agar domino dapat dipertandingkan secara resmi di berbagai ajang olahraga, mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab), di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Bahkan, dalam jangka panjang, PB PORDI juga membuka peluang terbentuknya federasi olahraga domino di tingkat internasional.

Namun demikian, PB PORDI mencermati munculnya organisasi lain yang juga mengatasnamakan olahraga domino. Kehadiran sejumlah pejabat negara dalam deklarasi organisasi tersebut kerap ditafsirkan publik sebagai bentuk legitimasi.

Menanggapi hal itu, PB PORDI menegaskan pentingnya pelurusan informasi secara objektif dan proporsional. PB PORDI menyatakan seluruh langkah organisasi tetap berpedoman pada mekanisme resmi sesuai arahan lisan dan rekomendasi tertulis dari KONI.

PB PORDI juga menegaskan telah mengantongi legalitas resmi dari Kementerian Hukum dan HAM berdasarkan Rekomendasi KONI Nomor 485 A/UMM/V/2022 tertanggal 24 Mei 2022. Dalam rekomendasi tersebut secara tegas disebutkan tidak terdapat organisasi lain dengan nama dan bidang olahraga yang sama seperti PORDI.

“Atas dasar itu, PB PORDI meyakini KONI, Kemenpora, dan Kementerian Hukum dan HAM tetap konsisten pada komitmen dan regulasi yang berlaku,” demikian kesimpulan rapat.

Rapat pleno tersebut dihadiri langsung Ketua Umum PB PORDI Dr. KH. Andi Jamaro Dulung, MSI, Wakil Ketua Umum Dr. (C) H. Andi Rukman Nurdin Karumpa, serta Sekretaris Jenderal Prof. Dr. H. Mansyur Achmad, MSi, bersama jajaran pengurus harian dan ketua departemen tingkat pusat.

PB PORDI menilai geliat olahraga domino kini semakin terasa di berbagai lapisan masyarakat. Domino tidak lagi dimainkan secara tertutup, tetapi telah berkembang menjadi olahraga yang dipertandingkan secara terbuka, mulai dari wilayah pinggiran hingga hotel berbintang.